Rabu, 22 Jul 2026 06:12 WIB

Viral Pocong Bercelurit di Makam Probolinggo Bikin Resah Warga

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 26 Mei 2026 19:00 WIB
Penampakan teror pocong di Probolinggo.
Penampakan teror pocong di Probolinggo.

jatimnow.com - Warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, digegerkan oleh aksi teror pocong bercelurit di area pemakaman setempat pada Selasa (26/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Alih-alih mistis, aksi ini diduga kuat merupakan modus kriminalitas atau pembuatan konten media sosial yang sengaja menyasar keresahan warga.

Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video berdurasi 48 detik yang kini viral di media sosial. Dalam video itu, terlihat sesosok berpakaian kain putih menyerupai pocong berdiri kaku di luar pagar makam sambil memegang senjata tajam jenis celurit. 

Baca Juga: Mayat Pria di Pantai Permata Gegerkan Warga Pilang Probolinggo

Kemunculannya sempat memicu histeris warga sebelum akhirnya pelaku melarikan diri.

Ketua RT 01 Blok Tajungan, Saturi, menceritakan bahwa awalnya ia mengira laporan dari warga hanyalah gurauan belaka. Namun, ia terkejut saat mengecek langsung ke lokasi kejadian.

“Saya awalnya tidak percaya. Tapi setelah diajak warga melihat langsung, ternyata memang ada. Begitu menyadari kedatangan warga, pocong itu langsung kabur ke arah Jalan Lingkar Utara,” ujar Saturi saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).

Melihat pelaku melarikan diri, warga yang geram sempat melakukan pengejaran. Namun, aksi tersebut tampaknya sudah direncanakan dengan matang. Di ujung jalan, pelaku langsung dijemput oleh dua rekannya yang sudah bersiap menggunakan sepeda motor.

“Ada dua orang yang standby dari kejauhan. Setelah dikejar warga, mereka langsung kabur berboncengan tiga naik motor ke arah timur menuju TWSL (Taman Wisata Studi Lingkungan),” tambah Saturi.

Meski sosok yang muncul berwujud hantu, warga mengaku lebih mengkhawatirkan potensi tindakan kriminal seperti pembegalan atau pencurian di balik penyamaran tersebut. 

Baca Juga: Bebas Unsur Pidana, Polisi Tutup Penyelidikan Kematian Pemuda di Probolinggo

Sebagai langkah antisipasi, pengurus lingkungan sepakat untuk memperketat keamanan swakarsa.

“Selama ini wilayah kami relatif aman dan belum pernah ada aksi seperti ini. Karena ada kejadian ini, ronda malam dan siskamling akan kami tingkatkan lagi,” tegas Saturi.

Fenomena pocong tiruan ini sebenarnya bukan hal baru. Di beberapa daerah di Jawa Timur, aksi serupa kerap kali berujung pada penangkapan sekelompok remaja yang sengaja membuat konten demi popularitas di media sosial tanpa memedulikan keselamatan warga.

Merespons keresahan masyarakat, Polres Probolinggo Kota meminta warga untuk tetap tenang namun tidak lengah. 

Baca Juga: Hendak Mengajar, Guru di Probolinggo Tewas Kecelakaan

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Zainullah, mengimbau masyarakat agar tidak mudah panik oleh video yang beredar luas di jagat maya.

“Jangan mudah percaya dengan sesuatu yang viral. Di beberapa daerah lain, kasus seperti ini ternyata hanya ulah anak muda yang sengaja membuat kegaduhan untuk konten,” kata Zainullah.

Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk aktivitas yang mengancam ketertiban umum, terlebih dengan membawa senjata tajam. Polisi meminta masyarakat untuk segera melapor jika melihat pergerakan yang mencurigakan.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan, dan mari bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.