Sabtu, 20 Jun 2026 10:40 WIB

Arema Bakal Bantu Pemuda asal Malang yang Terjun ke Laut Pakai Galon

jatimnow.com - Media Officer Arema Fc merespon peristiwa seorang pemuda yang bernama Dedik Purnomo (27) asal Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang nekat terjun ke laut dan mengapung menggunakan galon air.

Pemuda ini nekat menceburkan diri karena ingin pulang namun tak memiliki uang karena tak mendapat pekerjaan di Kalimantan.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Ketika dievakuasi, pemuda itu terlihat menggunakan beberapa atribut Arema misalnya memakai topi bertuliskan #Utas dan memakai kaos bertuliskan 'Kami Ada Hanya Untuk Arema'.

Aksi nekatnya itu viral pada Rabu (16/12) karena ada yang mengunggah videonya di media sosial (medsos) Facebook.

Pemuda itu berenang dari Pelabuhan Chevron Semayang Balikpapan, tapi ketika mencoba berenang 300 meter dari pelabuhan sudah ketahuan nelayan dan diselamatkan Polsek Pelabuhan Semayang.

Menurut Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan sudah mendengar informasi itu.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Kami sangat simpati dan respek. Kita akan bantu sebisa mungkin. Masalah yang dia keluhkan yaitu pekerjaan, Arema akan mencoba membantu Dedik, misalnya mencoba mengkomunikasikan ke beberapa pihak," ujar Sudarmaji.

Ia menyebut, mungkin Pemkab Malang bisa bantu mengakomodir, pasalnya ada kedekatan secara emosional dengan Bupati Malang, Sanusi. Harapannya Dedik segera kembali ke Malang dan segera mendapat pekerjaan.

"Nanti bila sudah di Kabupaten Malang, akan diberi akses pekerjaan sesuai keahlian yang dia miliki. Mungkin itu yang Arema bisa berikan," harapnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Orang tua Dedik yang bernama Kholil (63), mengaku berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Sebelum ada respon dari Media Officer Arema Fc, Kholil sudah mengetahui informasi dan menghubungi kakaknya yang berada di Kalimantan.

"Sudah tahu, langsung saya telepon kakaknya. Alhamdulilah banyak yang membantu kepulangan anak saya, terima kasih banyak atas bantuan dari banyak pihak ke Dedik. Jujur saya tidak bisa membiayai, tiap hari kerja jadi kuli dengan penghasilan tidak mesti," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.