Sabtu, 20 Jun 2026 09:11 WIB

Penyebar Pesan Hoaks Larangan Pergi ke Kota Malang Teridentifikasi

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata

jatimnow.com - Pembuat dan penyebar berita hoaks larangan bepergian ke Kota Malang terus diburu. Polresta Malang Kota menyebut sudah mengantongi penyebar berita bohong tersebut.

"Usai kita lakukan pendalaman dan penyelidikan, Satreskrim sudah kantongi identitas pembuat dan penyebar kabar hoaks tersebut," jelas Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Selasa (15/12/2020).

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Leo-sapaannya menegaskan bakal memproses pelaku karena sudah membuat resah banyak orang. Untuk itu dia berpesan agar masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial serta mampu menyaring setiap informasi.

"Harus menggunakan media sosial dengan bijak. Jangan termakan isu-isu yang tidak benar. Kalau bisa diklarifikasi dulu," tegas Alumni Akpol Tahun 1997 ini.

Baca juga:  Pesan Berantai Berisi Larangan Pergi ke Kota Malang Dipastikan Hoaks

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Sementara Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu menyatakan bahwa terduga pelaku merupakan warga luar Kota Malang berinisal AC berjenis kelamin laki-laki.

"Dugaan kuat dia yang pertama kali mengupload. Kita akan panggil dan memeriksanya dan menjatuhi hukuman jika terbukti bersalah," ujar Azi.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

"Pemberitahuan Buat Saudara2 smua..Untk Bsok mulai Tgl 15-25 Desember jangan Berpergian Dlu ke Kota Malang…Himbauan Bpk Kapolresta Malang …Siapapun yg Bukan Orang Malang..klo Ada yg Masuk Ke kota Akan Dikarantina selama 14 hri. Krn Malang masuk Zona Hitam skrg. Mohon disebarkan Ke Tetangga dn Saudara2 Anda..atau Tmn2 terdekat Di grup Anda," bunyi pesan berantai yang dipastikan hoaks itu.

Masyarakat yang menerima pesan berantai itu diminta untuk tidak menyebarkannya kembali, karena bisa berhadapan dengan hukum.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.