Selasa, 16 Jun 2026 01:05 WIB

Bikin Webseries di Banyuwangi, KKP dan Pegadaian Ajak Sederet Artis

KKP dan Pegadaian bikin Webseries di Banyuwangi
KKP dan Pegadaian bikin Webseries di Banyuwangi

jatimnow.com - Kabupaten Banyuwangi kembali dipilih menjadi lokasi syuting film. Kali ini Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI membuat konten edukasi berupa video Webseries 4 yang diberi tajuk 'Intuisi'.

Konten edukasi berupa film ini bakal berlatar belakang perkampungan nelayan dan pantai Banyuwangi. Film ini dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana, Wanda Hamidah, Rachel Amanda, Ahmad Fadil Joan dan Siti Aqila Nurfadhillah Herby.

Baca Juga: Pegadaian Cetak Rekor, Boyong 5 Penghargaan HR Asia 2026

Webseries yang disutradarai oleh Ozan Ruz ini mulai syuting pada Minggu (13/12/2020). Webseries ini diproduksi KKP menggandeng Pegadaian.

Sutradara Intuisi, Ozan Ruz mengatakan, webseries ini berlatar belakang perkampungan nelayan di Banyuwangi. KKP dan Pegadaian sengaja mengambil lokasi syuting di Banyuwangi. Selain pantainya yang asri, webseries ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi keluarga nelayan di Indonesia.

"Webseries ini berlatar belakang keluarga nelayan di pesisir pantai Banyuwangi. Banyuwangi itu kan air yang wangi, air yang indah. Jadi kita harap Webseries ini bisa membangkitkan nasionalisme dan ini diawali dari Banyuwangi," ujarnya.

Webseries yang diberi tajuk Intuisi ini bercerita tentang kehidupan keluarga nelayan. Dalam Webseries ini Teuku Rifnu Wikana dan Wanda Hamidah akan berperan sebagai suami istri nelayan. Sementara Ahmad Fadil Joan dan Siti Aqila Nurfadhillah Herby akan menjadi anak nelayan.

KKP dan Pegadaian bikin Webseries di BanyuwangiKKP dan Pegadaian bikin Webseries di Banyuwangi

"Di sini akan ada cerita bagaimana kegigihan keluarga nelayan yang berjuang menjadi keluarga yang bahagia. Ada anak yang ingin kuliah tapi harus menundanya karena memang harus membantu orangtuanya. Dengan produk olahan ikan melalui UMKM, sang anak akhirnya bisa kuliah dengan biaya dari inovasi dan kreativitas keluarga itu," tutup Ozan.

Ditambahkan Wanda Hamidah, Webseries ini memiliki edukasi terhadap keluarga nelayan di Indonesia. Sebab dalam Webseries ini, diceritakan bagaimana sebuah keluarga memanfaatkan potensi alam yang melimpah di Indonesia.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Tentunya, perlu jenjang pendidikan yang layak bagi anak para nelayan yang kelak akan menjadi penerus para nelayan yang lebih baik. Baik dari segi teknologi, managemen hingga pemasaran.

"Mudah-mudahan bisa lancar syutingnya dan ini bisa menjadi contoh bagi nelayan Indonesia untuk terus bangkit," ujar Wanda Hamidah.

Sementara itu, Sub Koordinator Media dan Publikasi, pada KKP, Adipradana mengatakan, Webseries ini akan menyasar generasi milenials di Indonesia. Kerjasama bareng dengan PT Pegadaian Persero ini akan bisa memberikan gambaran keluarga nelayan yang berhasil. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Pemkab Banyuwangi, yang telah memfasilitasi lokasi syuting yang indah.

"Ada beberapa pantai Banyuwangi menjadi lokasi syuting Webseries Intuisi ini. Kami juga akan menampilkan pemandangan indah Pantai Pulau Merah dan Pantai Marina Boom yang cantik. Diharapkan ini juga bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banyuwangi," sambung Adipradana.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Terpisah, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik kegiatan syuting Webseries dari KKP dan Pegadaian Persero di Banyuwangi.

Bupati Anas berharap Webseries iki tidak hanya memunculkan potensi alam Banyuwangi yang indah. Namun juga bagaimana masyarakat Banyuwangi mempertahankan kelestarian alam agar tidak rusak.

"Masyarakat Banyuwangi berperan dalam pelestarian alam. KKP telah memberikan banyak ilmu untuk nelayan dan masyarakat Banyuwangi. Berbagai bantuan juga hadir dan memberikan semangat nelayan untuk bangkit dari Pandemi Covid-19 ini," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.