Sabtu, 13 Jun 2026 06:26 WIB

23 Desa dari 2 Kecamatan di Gresik Terendam Banjir, Warga Dievakuasi

jatimnow.com - Luapan Kali Lamong merendam 23 desa di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang, Gresik, Minggu (13/12/2020).

Selain fasilitas jalan dan perkampungan warga, banjir juga merendam ratusan hektar sawah di dua kecamatan tersebut.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Banjir rutin setiap tahun di dua kawasan kecamatan Gresik selatan itu dipicu tingginya curah hujan di kawasan hulu sungai Kali Lamong sejak Sabtu (12/12/2020) malam.

"Air mulai meluap sekitar pukul 20.00 Wib hingga sekarang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito.

Adapun desa Kecamatan Balongpanggang yang terkena dampak dari banjir Kali Lamong diantaranya adalah Desa Ngampel, Dapet, Sekar Putih, Wotansari, Tenggor, Jombang Delik, Tanah Pandean, Mojogede, Pucung, Karang Semanding, Banjar Agung, Wahas dan Balongpanggang.

Sementara di Kecamatan Benjeng ada 5 desa yang terendam yakni, Desa Sedapur Klagen, Desa Delik Sumber, Desa Lundo, Desa Kedungrukem dan Desa Munggugianti.

Dari sekian banyak desa yang terendam Desa Delik Sumber menjadi desa yang paling terdampak. Di desa itu tinggi air mencapai 50 sentimeter yang merendam 214 rumah warga dan 45 hektar persawahan penduduk.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Sabtu malam di wilayah Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang terjadi hujan yang sangat lebat. Hal inilah yang mengakibatkan Kali Lamong tidak bisa menampung luapan banjir karena debit air terus bertambah. Kemudian air meluber ke jalan, pemukiman penduduk, fasilitas umum, pertanian serta jalan-jalan yang ada," lanjut Tarso.

Banjir juga membuat akses jalan utama dari Kecamatan Benjeng menuju Balongpanggang sebaliknya menjadi terganggu karena genangan air telah mencapai 30 sentimeter.

"Banyak motor yang mencoba melewati banjir berakhir mogok karena mesinnya kemasukan air;" ucap Mujiyat, salah satu warga Balongpanggang.

Sementara itu, Camat Balongpanggang Yusuf Ansori mengatakan pihaknya bersama Forkopimda setempat telah mengevakuasi warga yang terdampak serta membuat dapur umum.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

"Selain mengevakuasi warga, kami juga sudah membuat dapur umum di Desa Banjar Agung dan Pucung," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.