Kamis, 18 Jun 2026 12:56 WIB

Dispendukcapil Banyuwangi Gelar Perekaman e-KTP Siswa Usia 17 Tahun

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Selasa, 01 Des 2020 14:41 WIB
Perekaman e-KTP untuk para siswa berusia 17 tahun di Banyuwangi
Perekaman e-KTP untuk para siswa berusia 17 tahun di Banyuwangi

jatimnow.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi melakukan jemput bola perekaman e-KTP. Kali ini menyasar sekolah-sekolah tingkat SLTA.

Perekaman e-KTP ini dilakukan untuk memfasilitasi para pemilih pemula berusia 17 tahun agar bisa memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi 2020.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Hingga saat ini tercatat ratusan siswa-siswi di 34 sekolah tingkat SLTA baik swasta maupun negeri telah melakukan perekaman e-KTP.

Kepala Dispendukcapil Banyuwangi, Juang Pribadi mengatakan, pihaknya melakukan jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman data sekaligus pencetakan e-KTP.

Namun terlebih dahulu, pihak sekolah mendata siswa siswinya yang berusia 17 tahun. Setelah dipastikan jumlahnya, mereka diwajibkan datang ke sekolah untuk menjalani perekaman data dari petugas Dispendukcapil dengan membawa Kartu Keluarga.

"Jadi kita lakukan jemput bola lagi. Setelah di Lapas, kita sasar sekolah bagi siswa yang berusia 17 tahun," ujar Juang Pribadi, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Untuk lokasi kegiatan, lanjut Juang, tidak dilakukan di dalam ruangan, tetapi di ruang terbuka seperti lapangan basket maupun halaman sekolah. Hal ini sebagai penerapan protokol kesehatan untuk menghindari sebaran Covid-19.

Bahkan setiap siswa juga diwajibkan memakai masker selama menunggu antrean sekaligus mencuci tangan dan menjaga jarak.

Juang menjelaskan, masih ada beberapa sekolah yang belum dilakukan perekaman karena terbentur siswa siswinya menjalani ujian. Namun dia menargetkan seluruh sekolah tingkat SLTA di Banyuwangi akan dilaksanakan perekaman data.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Kegiatan ini juga akan dilakukan pada hari pelaksanaan Pilkada 9 Desember. Bagi siswa siswi yang sudah melakukan perekaman data dan mereka telah masuk dalam DPT namun belum dicetak e-KTP-nya, maka Dispendukcapil tetap melayani pencetakan," tambahnya.

Juang menambahkan, dengan upaya jemput bola ini diharapkan para pemilih pemula bisa terfasilitasi untuk memberikan hak suaranya pada pilkada serentak. Sehingga diharapkan target partisipan masyarakat 77,5 persen secara nasional bisa terpenuhi di Banyuwangi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.