Kontributor: Niam Kurniawan
Loading
jatimnow.com - Kegiatan sapa warga yang dilakukan istri Calon Bupati Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) dari nomor urut 1, Asrilia Kurniati ke salah satu desa terpencil melewati sungai.
Saat mengunjungi Desa Kali Kajang, Sidoarjo, dua perahu motor yang ditumpangi rombongan Yuk Lia sapaan akrab istri dari calon Bupati Sidoarjo BHS nyaris gagal sandar karena air laut yang surut.
Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah
Sebelumnya, sejak berangkat pukul 06.30 Wib, dua perahu rombongan berlangsung normal. Setelah 30 menit menyusuri sungai, tibalah rombongan di hutan mangrove.
Rombongan kemudian masuk ke sungai dengan pemandangan hutan mangrove yang cukup lebat.
Saat memasuki wilayah Desa Kali Kajang, rombongan sempat kebingungan. Perahu sempat putar balik karena sedikitnya informasi tentang lokasi desa tersebut.
Desa tersebut memang nyaris terlupakan karena sulitnya akses masuk jika menempuh jalur darat.
Saat tiba di desa, Yuk Lia berbaur bersama warga dan disambung dengan sarapan bersama.
Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta
Saat kembali, perahu yang saat berangkat terlihat lancar bergerak tiba-tiba kembali kandas dan rombongan terlihat panik.
Sebagian rombongan terpaksa harus turun dari perahu dan menempuh perjalanan kaki hingga menemukan sisi kedalaman yang cukup.
Demikian pula personel TNI yang melakukan pengawalan dengan sigap terjun ke sungai untuk membantu nahkoda perahu menyelamatkan kepulangan rombongan. Perahu kemudian dapat bersandar di dermaga di Kawasan Bluru pada pukul 15.30 Wib.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi
Kontributor: Niam Kurniawan
URL : https://jatimnow.id/baca-31765-kisah-perjuangan-rombongan-istri-bhs-kunjungi-desa-terpencil-sidoarjo
Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.
Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).
Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.
Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.
Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.
The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.