Minggu, 14 Jun 2026 11:48 WIB

Menyeramkan, 7 Gerbong KA Tanpa Lokomotif Meluncur Sendiri di Malang

7 gerbong kereta api (KA) tanpa lokomotif yang meluncur sendiri di Stasiun Kota Lama, Kota Malang
7 gerbong kereta api (KA) tanpa lokomotif yang meluncur sendiri di Stasiun Kota Lama, Kota Malang

jatimnow.com - Rangkaian langsiran gerbong kereta api anjlok hingga meluncur tak terkendali di Stasiun Kota Lama, Kota Malang, sekitar pukul 15.52 Wib, Rabu (18/11/2020). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Manager Humas PT KAI Daop 8, Suprapto menerangkan, total ada 7 gerbong yang merupakan gerbong cadangan, salah satunya milik Kereta Api (KA) Gajayana. Rangkaian gerbong kereta api itu meluncur tanpa lokomotif.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Terjadi anjlokan rangkaian gerbong kereta api cadangan langsiran di Stasiun Kota Lama. Tidak ada korban jiwa," terang Suprapto.

Menurut Suprapto, akibat insiden itu, ada empat gerbong yang rusak. Tiga gerbong lainnya dalam kondisi baik.

"Jadi yang anjlok itu gerbong satu dampai empat. Gerbong lima sampai tujuh masih berada di rel. Kita sekarang tengah mendalami penyebabnya," paparnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Suprapto juga membenarkan bahwa saat kejadian, banyak pekerja yang sedang memperbaiki bantalan rel. Namun sebelum kejadian ada beberapa pekerja yang mengetahui sehingga menyampaikan ke rekan-rekannya.

"Semua selamat. Meski begitu jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api masih normal tidak ada keterlambatan, termasuk rangkaian KA Gajayana. Karena ini gerbong cadangan," tegasnya.

Hingga pukul 19.59 Wib, PT KAI masih berupaya melakukan evakuasi empat gerbong yang rusak. Harapannya Kamis (19/11/2020) sudah sudah normal kembali.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Sementara salah satu saksi mata yang rumahnya dekat lokasi, Slamet Efendy menjelaskan, gerbong tersebut meluncur tak terkendali dan nyaris menghantam kerumunan pekerja.

"Suaranya keras, sampai menggetarkan lima rumah yang berdekatan. Hingga tadi saya dan istri sampai keluar rumah mencari dari mana sumber suara. Untung saja tidak ada korban," ucapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.