Selasa, 23 Jun 2026 06:19 WIB

Demi Olimpiade 2021, ISSI Rencana Gelar 4 Event BMX di Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari

jatimnow.com - Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sports Indonesia (PB ISSI) berencana menggelar kejuaraan BMX di Banyuwangi pada Tahun 2021. Bumi Blambangan menjadi kandidat kuat tuan rumah empat event besar internasional yang rencananya digelar April tahun depan.

Untuk itu, PB ISSI meminta dukungan pemerintah daerah dan warga Banyuwangi. Sebab event itu sangat penting untuk kepentingan 'merah putih', tepatnya untuk mengejar poin agar atlet BMX Indonesia bisa lolos kompetisi di kancah Olimpiade Tokyo 2021.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Kami telah bertemu Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari dan beliau mengungkapkan rencananya untuk menggelar kejuaraan di Banyuwangi. Kami siap mendukung, apalagi ini untuk kepentingan bangsa," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Senin (16/11/2020).

Sementara Raja Sapta merinci, empat kejuaraan BMX yang rencana akan digelar di Banywuangi adalah BMX kelas Hors Class (kelas tertinggi pada kompetisi BMX), National Championship (kejurnas) dan dua kali kejuaraan kelas C1 race.

"Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada atlet-atlet kita untuk mengejar poin menuju Olimpiade 2021. Dari pada kita kirim ke luar, lebih baik kita bikin kejuaraan sendiri di Indonesia. Atlet-atlet kita bisa mengejar poin di sini," ungkap Raja Sapta.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Menurutnya, kejuaraan internasional, khususnya hors class ini pasti akan mendapat atensi dari atlet mancanegara lainnya. Mengingat mereka juga butuh tambahan poin agar bisa berkompetisi di Tokyo.

"Saya optimis atlet mancanegara pun akan banyak yang ikut berkompetisi di sini. Mereka punya kepentingan yang sama untuk menambah poinnya agar bisa lolos berlaga di olimpiade," imbuhnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Raja Sapta mengaku, sejak awal pihaknya telah mendaftarkan Banyuwangi untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Menurutnya Banyuwangi cukup layak. Selain memiliki trek BMX berstandar UCI pertama di Indonesia, Banyuwangi juga telah berpengalaman menggelar berbagai event olah raga kelas dunia.
Selain BMX, Banyuwangi juga rutin menggelar kejuaraan balap sepeda yang masuk agenda UCI, yaitu Internasional BMX dan Tour de Banyuwangi Ijen.

"Banyuwangi adalah kabupatennya PB ISSI, banyak event sepeda digelar di sini. Kami sangat berharap agar kejuaraan BMX ini bisa dilaksanakan di Banyuwangi. Untuk itu kami berkoordinasi dan memohon izin kepada Pak Bupati. Mudah-mudahan rencana kami mendapat dukungan dari pemerintah maupun masyarakat Banyuwangi," ungkap Raja Sapta.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.