Kamis, 18 Jun 2026 11:36 WIB

Ribuan Aremania Gelar Aksi Tuntut Dualisme Arema Diakhiri

Aksi damai ribuan Aremania
Aksi damai ribuan Aremania

jatimnow.com - Ribuan Aremania, suporter Arema menggelar aksi damai di bundaran Tugu Malang atau depan Kantor DPRD dan Pemkot Malang, Senin (16/11/2020).

Aksi ini sebagai wujud kegelisahaan para suporter dengan adanya dualisme dalam klub kesayangan mereka. Sebab mulai sekitar Tahun 2001 atau 9 tahun lalu, ada dua tim yang mengusung logo Singo Edan, yaitu Arema Indonesia dan Arema FC.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Juru Bicara Aksi Damai Aremania, Andi Sinyo mengatakan, dengan mengusung gerakan 'MakeMalangGreatAgain', para suporter menuntut agar kedua belah pihak bisa duduk bersama untuk bersatu.

"Gerakan ini muncul dari kerasahan para Aremania tentang situasi dan kondisi dualisme Arema. Bayangkan sudah sembilan tahun tanpa solusi, kita terpecah belah," keluh Andi.

Harapannya, lanjut Andi, pemangku kebijakan di Malang Raya, mulai dari wali kota, bupati, DPRD hingga kapolresta dan kapolres memfasilitasi pertemuan mencari solusi bersama demi bersatunya Arema.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Andi menyebut bahwa Aremania tidak ingin adanya perbedaan argumen para pendukung sehingga bisa berdampak pada perpecahan suporter. Mereka meyakini dengan kebersamaan, Arema akan jauh lebih baik.

"Kita sudah jatuh, mari kita bangun dengan bersatu. Solusinya yaitu kedua pengurus Yayasan Arema harus datang," paparnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Karena yang masih tercatat di Kemenkum HAM, hingga Tahun 2015 diketahui oleh M. Nur, dengan pembina Darjoto, bendahara Rendra Kresna dan sekretaris almarhum Mujiono Mujito.

"Kekacauan ini pasti ada solusinya. Banyak kerugian yang kita rasakan dalam perpecahan ini. Baik itu pikiran, energi dan hati kita terpecah belah. Setiap hari kita adu argumentasi tanpa ujung. Kasihan generasi mendatang. Ayo kita selamatkan kebangaan kita bersama ini," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.