Jumat, 19 Jun 2026 06:23 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Kakak Whisnu Sakti: Kekalahan Erji, Kemenangan PDIP dan Ibu Megawati

Jagad Hari Seno
Jagad Hari Seno

jatimnow.com - Jagad Hari Seno kembali menyerukan kepada kader PDI Perjuangan (PDIP) loyalis Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana untuk tidak memenangkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut 01 Eri Cahyadi-Armudji (Erji).

Seruan dari putra almarhum Sutjipto ini muncul setelah mendengar agenda konsolidasi pemenangan Erji se Kota Surabaya yang dihadiri internal partai, termasuk Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Baca Juga: May Day 2026, PDIP Surabaya Bagikan MBG Pada Ojol Perempuan

Namun tidak dihadiri Panglima Pemenangan Erji sekaligus Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada Minggu (15/11/2020).

"Hari ini saya mendengar pernyataan Whisnu Sakti Buana tentang posisinya sebagai panglima pemenangan Eri-Armudji (Erji)," kata Seno.

"Risma beberapa waktu yang lalu dengan gagah berani melakukan deklarasi sebagai Panglima Eri-Armudji di Taman Harmoni, hari ini dihadapan seluruh kader PDI Perjuangan Kota Surabaya dalam rapat koordinasi pemenangan Eri-Armudji tidak hadir," imbuhnya.

Ketidakhadiran Risma sebagai Panglima 'Perangnya' di acara partai tersebut dinilai Seno sebagai orang yang lari dari tanggungjawab.

"Risma melarikan diri dari tanggungjawab sebagai panglima pemenangan Eri-Armudji," cetusnya.

Selain itu, Seno yang memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDI Perjuangan sejak zaman Ketua DPC PDIP Surabaya Saleh Ismail Mukadar ini juga menyoroti sikap dari Dominikus Adi Sutarwijono sebagai ketua DPC yang juga dianggap ikut lari dari tanggung jawab.

"Adi Sutarwijono Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang secara de facto, otomatis menjadi panglima pemenangan Eri-Armudji juga tidak berani mengambil tanggungjawab tersebut," ujarnya.

Beberapa waktu yang lalu kata Seno, dirinya sudah menyampaikan bahwa Whisnu Sakti Buana sudah diperlakukan secara tidak manusiawi oleh PDIP.

Baca Juga: Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya, Said Abdullah Beri Pesan

"Beberapa waktu yang lalu sudah saya sampaikan, Whisnu Sakti Buana atau WS ini sudah diperlakukan dengan tidak manusiawi," katanya.

Seno menegaskan, penunjukkan Whisnu Sakti menjadi Ketua Tim Pemenangan Erji dinilainya sudah sangat keterlaluan.

"Hari ini WS ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Eri-Armudji. Sebagaimana yang perlu saya sampaikan bahwa, ini sudah keterlaluan dan sudah sangat tidak beretika," cetusnya.

Putra sulung tokoh PDI Perjuangan almarhum Soetjipto atau Pak Tjip ini menegaskan, Risma sudah tidak bisa dianggap remeh.

"Kepentingan politik Risma didukung kekuatan oligarki politik dengan dukungan finansial cukup kuat di belakang harus kita lawan," tegas Seno yang dua Pilwali Surabaya sebelumnya mendukung Risma ini.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya

Ia juga menyoroti sikap Hasto Kristiyanto yang dalam sejarah kesekjenan menorehkan prestasi dua kali menjabat sebagai sekjen pun tidak berdaya menghadapi kekuatan oligarki politik Risma.

"Maka, saya Jagad Hari Seno anggota PDI Perjuangan Kota Surabaya perlu membuka ini semua, bahwa kepentingan Risma oligarki politiknya dengan kekuatan finansial cukup besar, perlu dilawan," ujarnya.

"Bahwa saya menyerukan kepada saudara-saudara yang masih setia di barisan Whisnu Sakti Buana. Setia pada sejarah PDI Perjuangan Kota Surabaya, amankan posisi anda. Amankan wilayah anda. Lawan Risma. Lawan Eri-Armudji," seru Seno.

Ia menegaskan bahwa kekalahan Eri-Armudji di Pilwali Surabaya 2020 adalah kemenangan PDI Perjuangan dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Kekalahan Risma, kekalahan Eri-Armudji adalah kemenangan PDI Perjuangan. Kemenangan Ibu Megawati Soekarnoputri. Kemenangan sejarah PDI Perjuangan Kota Surabaya. Merdeka," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.