Selasa, 16 Jun 2026 02:48 WIB

May Day 2026, PDIP Surabaya Bagikan MBG Pada Ojol Perempuan

Armuji saat menyerahkan MBG secara simbolis pada pengemudi ojol perempuan (foto: PDIP Surabaya for jatimnow.com)
Armuji saat menyerahkan MBG secara simbolis pada pengemudi ojol perempuan (foto: PDIP Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - PDIP Surabaya memilih cara berbeda dalam memperingati Hari Buruh Sedunia 2026. Bukan sekadar seremoni, partai banteng ini turun langsung menyapa para 'pejuang jalanan' ratusan pengemudi ojek online perempuan lewat aksi sosial pembagian MBG (Membagikan Bingkisan Gratis) di kantor DPC PDIP Surabaya, Jumat (1/5/2026).

Sedikitnya 250 ojol perempuan dari berbagai penjuru Kota Pahlawan hadir. Di tengah suasana hangat dan penuh keakraban, mereka tak hanya menerima paket sembako, tetapi juga ruang untuk menyampaikan keluh kesah secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

Baca Juga: Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya, Said Abdullah Beri Pesan

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDIP Tri Rismaharini serta Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji.

Keduanya tampak aktif berdialog, menyerap aspirasi yang selama ini kerap tak terdengar mulai dari keterbatasan hunian layak, perlindungan kerja, hingga akses BPJS.

Armuji menegaskan, pihaknya membuka pintu aduan setiap hari dan berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan. 

"Kalau ada kesulitan, kami tidak hanya menunggu, tapi juga turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi pekerja rentan, termasuk buruh dan pengemudi ojek online. Menurutnya, meski UMK Surabaya tergolong tinggi, aspek kesejahteraan lain seperti jaminan kesehatan, cuti, dan perlindungan kerja tidak boleh diabaikan. Perusahaan pun diingatkan untuk tidak mempersulit hak-hak dasar pekerja.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Surabaya Syaifuddin Zuhri menekankan bahwa momentum Hari Buruh harus menjadi ruang nyata untuk menghadirkan keberpihakan. 

Ia menyebut, kondisi ekonomi global yang tidak menentu berpotensi menekan kelompok pekerja, sehingga dibutuhkan kebijakan khusus yang lebih adaptif dan melindungi.

Baca Juga: Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Kelompok buruh, termasuk ojol, perlu mendapat perhatian lebih. Mulai dari kebutuhan dasar, hunian, hingga jaminan sosial seperti BPJS,” ujar Ipuk, sapaan akrabnya.

Melalui kegiatan ini, PDIP Surabaya mencoba menegaskan pesan: peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk hadir, mendengar, dan memperjuangkan mereka yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga di tengah kerasnya kehidupan kota.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.