Kamis, 18 Jun 2026 15:46 WIB

Air PDAM Kota Malang Berbau Minyak, Wali Kota Sutiaji Murka

Wali Kota Malang, Sutiaji sidak ke penampungan air PDAM
Wali Kota Malang, Sutiaji sidak ke penampungan air PDAM

jatimnow.com - Warga Kota Malang mengeluhkan bau dari air PDAM setempat. Bau seperti minyak solar pada air itu diyakini mengontaminasi air produksi yang akan dikonsumsi masyarakat.

Setelah banjir keluhan sejak Kamis (12/11/2020), Wali Kota Malang, Sutiaji murkan dan langsung mendatangi lokasi pengolahan air Wendit 3 yang berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Wali Kota Sutiaji menduga ada unsur kesengajaan. Atas dugaan itu, dia memerintahkan jajarannya untuk melakukan penelitian dan penelusuran. Juga melapor ke polisi.

"Saya perintahkan menindaklanjuti ke pihak kepolisian, karena sudah merugikan banyak orang. Lalu gudang solar yang ada di sekitaran wilayah itu dijaga ketat. Ini sangat membahayakan, apalagi air merupakan kebutuhan pokok hajat hidup masyarakat," tegas Wali Kota Sutiaji, Jumat (13/11/2020).

Sutiaji mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan PDAM juga meminta maaf atas ketidaknyamanan pasokan air yang terjadi.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Mohon maaf atas kenyamanan pasokan air bersih yang terjadi," tambahnya.

Sementara Direktur PDAM Kota Malang, M. Nor Muhlas menduga jika ada orang yang masuk ke dalam gudang ganset melalui pintu jendela. Lalu dengan sengaja menuangkan solar ke saluran air yang menuju sumber Wendit 3 itu.

"Total ada 2000 liter air baku tercemar. Sehingga merugikan pelanggan di sekitaran Kecamatan Blimbing. Kejadian ini merupakan yang pertama kali," sambung Muhlas.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Humas PDAM Kota Malang, Agustyah Isnaini membeberkan jika diperkirakan kontaminasi air mencapai 25 persen. Pihaknya sudah langsung menguras habis tandon air.

"Dengan pengurasan harapannya bau bisa hilang. Proses percepatan penanganan itu sudah dilakukan sejak kemarin," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.