Jumat, 19 Jun 2026 12:54 WIB

Hari Pahlawan, Para Siswa SMK PGRI 1 Ponorogo Jadi Prajurit Jawa

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 10 Nov 2020 14:55 WIB
Para siswa SMK PGRI 1 Ponorogo jadi prajurit Jawa di Hari Pahlawan
Para siswa SMK PGRI 1 Ponorogo jadi prajurit Jawa di Hari Pahlawan

jatimnow.com - Siswa siswi SMK PGRI 1 Ponorogo melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan dengan berpakaian ala prajurit kerajaan Jawa, Selasa (10/11/2020).

Selain berpakaian ala prajurit, peserta upacara juga menggunakan baju khas Ponorogo yaitu Penadon dan perlengkapan ala prajurit seperti pedang tombak dan panah.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Peserta seolah bernostalgia dengan zaman dulu. Karena seluruh instruksi dalam upacara dilakukan dengan menggunakan Bahasa Jawa kuno layaknya seorang patih kerajaan memerintahkan prajuritnya.

Kepala SMK PGRI 1 Ponorogo, Djemito mengatakan, seperti pesan Ir Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yaitu 'Jas Merah: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah'. Pasalnya bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak meninggalkan sejarah.

"Makanya kami memakai pakaian ini. Juga menggunakan Bahasa Jawa sebagai bangsa Indonesia yang berada di tanah Jawa ini harus bisa melestarikan budaya Jawa," terangnya.

Sehingga, lanjut Djemito, generasi muda tidak akan lupa bagaimana masyarakat Jawa dahulu untuk memperjuangkan NKRI dalam kemerdekaan bangsa dan negara.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Djemito menyebut persiapan upacara dengan adat Jawa ini hanya membutuhkan waktu seminggu. Sebab sekolah ini sudah beberapa kali melaksanakan upacara dengan menggunakan baju penadon.

"Kita juga menggandeng paguyuban Keraton Surakarta yakni Pakasa Gebang Tinatar, anak-anak juga antusias," terang Djemito.

Sementara itu salah satu siswa, Ina Wina yang bertugas sebagai inspektur upacara menuturkan jika sedikit mengalami kendala dalam pelafalan perintah upacara yang menggunakan Bahasa Jawa kuno. Sebab kosa kata yang digunakan tidak seperti Bahasa Jawa sehari-hari.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Namun saat benar-benar dilakukan ternyata tidak begitu sulit. Cukup tiga kali latihan teman-teman sudah paham," pungkas Ina.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.