Minggu, 14 Jun 2026 20:35 WIB

Ekskavasi Penemuan Batuan Kuno di Desa Langlang, Malang Dilanjutkan

Ekskavasi penemuan batuan kuno di Desa Langlang, Malang
Ekskavasi penemuan batuan kuno di Desa Langlang, Malang

jatimnow.com - Ekskavasi penemuan struktur batu kuno di Desa Langlang, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang kembali dilanjutkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

Dalam ekskavasi yang sudah berjalan empat hari itu, BPCB Jatim belum berani memastikan situs tersebut berasal dari tahun berapa. Namun Ketua Tim Ekskavasi BPCB Jatim, Muhammad Ichwan memprediksi jika struktur batu bata kuno itu diperkirakan dari masa Mataram Kuno.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Hasil ekskavasi kita berhasil menemukan batu bata merah kuno berukuran tebal. Berbeda dengan masa Kerajaan Majapahit. Tapi kepastiannya belum tahu saat masa kerajaan apa," uajr Ichwan, Sabtu (7/11/2020).

Menurutnya, batu tersebut ada indikasi adanya pondasi candi yang menampilkan trap tangga menuju ke atas candi sebanyak empat lapis.

"Tapi sisanya sudah hilang dimakan usia. Ada juga indikasi pondasi yang didapat sebagai penampil atau struktur yang menonjol ke arah depan atau barat yang diduga sebagai trap tangga," tambah Ichwan.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Tampak beberapa kotak bata yang terlihat utuh dimana bata tersebut memiliki tebal panjang 35x40 cm, lebar 25x31 cm dengan tebal 9-20 cm dari sudut barat laut dan sudut barat daya yang diketahui keduanya berukuran 6 meter.

"Sekarang kita ekskavasi lanjutan ke arah timur supaya bisa mengetahui denah dan bentuk serta ukuran dari struktur yang diduga sebagai cagar budaya ini," terang dia.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Harapannya dari sudut timur laut dan tenggera agar bisa melihat struktur secara menyeluruh. Nantinya ekskavasi tahap pertama ini akan dilaksanakan sejak tanggal 4-8 November. Kemudian BPCB akan merekomendasikan dari hasil temuan ini agar dapat dilanjutkan ke ekskavasi tahap selanjutnya.

"Yang jelas kami selesaikan dulu ekskavasi tahap pertama ini sampai terlihat seluruh bangunan. Targetnya untuk saat ini kami lihat potensinya seperti apa," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.