Sabtu, 13 Jun 2026 03:12 WIB

Pikada Gresik 2020

Qosim-Alif Bakal Tingkatkan Tunjangan Kades dan Perangkat Desa

Cawabup Gresik, dr Asluchul Alif atau Dokter Alif
Cawabup Gresik, dr Asluchul Alif atau Dokter Alif

jatimnow.com - Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Gresik, Qosim-Alif menjamin kesejahteraan aparatur negara mulai guru, tenaga kesehatan hingga perangkat desa bila terpilih dalam Pilkada 9 Desember 2020 nanti.

Salah satu perhatian yang akan dilakukan Qosim dan Alif adalah meningkatkan tunjangan kepala desa (kades), perangkat serta staf pemerintah desa.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Cawabup Gresik, dr Asluchul Alif menjelaskan, kenaikan tunjangan itu untuk melanjutkan perhatian pemerintah saat ini kepada perangkat dan staf pemerintah desa. Kenaikan tunjangan perangkat cukup signigfikan dilakukan pemerintahan saat ini dengan alokasi yang cukup besar.

Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Gresik Nomor 6 Tahun 2019, kades mendapatkan tunjangan sebesar Rp 3,5 juta per bulan. Kemudian sekretaris desa atau carik mendapatkan Rp 2,5 juta.

Sementara perangkat mulai kepala urusan (kaur), kepala seksi (kasie) dan kepala dusun (kasun) masing-masing mendapatkan tunjangan sebesar Rp 2 juta. Tidak hanya level pimpinan, untuk staf desa mendapatkan tunjangan sebesar Rp 1.750.000,-.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Menurut Alif, jumlah tersebut cukup banyak dibandingkan pemerintah sebelum Bupati Sambari dan Wabup Qosim yaitu kades Rp 200 ribu, sekdes atau carik Rp 125 ribu perangkat kasie kasun kaur hanya Rp 120 ribu. Sementara staf tidak mendapatkan tunjangan.

"Nah, kami pasangan Qosim-Alif akan meningkatkan jumlah tunjangan kades, perangkat dan staf nantinya jika terpilih. Nilai kenaikannya akan kami sesuaikan dengan alokasi kekuatan APBD Kabupaten Gresik tahun depan," jelas Dokter Alif, Sabtu (7/11/2020).

Dijelaskan, tentang Anggaran Dana Desa (ADD), penggunaannya nanti bisa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan. Kemudian pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Lalu peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa.

"Sehingga untuk membangun wilayah desa, kades dan perangkatnya akan lebih optimal bekerja melayani masyarakat. Kemudian pembangunan di desa masing-masing akan lebih masif. Sehingga kegiatan di pedesaan nanti akan tumbuh perekonomiannya serta sejahtera masyarakatnya," jelas Dokter Alif.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.