Sabtu, 20 Jun 2026 08:11 WIB

Pandemi Covid-19

Pasar Tradisional di Probolinggo Layani Pembeli Melalui Media Sosial

Pasar tradisional di Probolinggo
Pasar tradisional di Probolinggo

jatimnow.com - Pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo melakukan inovasi kepada masyarakat agar berbelanja menggunakan pemesanan melalui media sosial (medsos) yaitu Instagram, WhatsApp (WA) dan email.

Inovasi yang diberi nama 'Mak Blonjo' itu dimaksudkan untuk memutus penyebaran Virus Covid-19.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Dengan inovasi ini, masyarakat yang senang ke pasar maka tetap dipertahankan dan yang takut ke pasar karena masih dalam Pandemi Covid-19 bisa dilayani dengan terobosan belanja via media sosial," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, Rabu (4/11/2020).

Menurutnya, langkah itu secara otomatis meminimalisir terjadinya kerumunan. Nantinya semua pesanan akan dilayani secara profesional sesuai prosedur yang ada.

"Termasuk masalah keakuratan takaran timbangan, kebersihan makan atau barang pesanan harus sesuai dengan pembeli," ujar dia.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Ia menyebutkan, untuk saat ini salah satu pasar tradisional yang melayani pembelian secara online masih di Pasar Dringu sebagai pilot project.

"Selain lokasinya mendukung, juga SDM siap untuk melayani pembelian oleh konsumen. Secara bertahap nanti akan dikembangkan ke wilayah lainnya," paparnya.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Kasi Pengembangan dan Penataan Sarana Prasarana Pasar Disperindag Kabupaten Probolinggo Winda Permata Erianti mengungkapkan untuk teknis belanja 'Mak Blonjo' ini untuk sementara dikendalikan oleh koordinator pasar tetapi selanjutnya nanti akan dilakukan oleh PKL atau paguyuban pedagang.

"Sistem pembayarannya, bisa bayar langsung di tempat atau COD. Dengan cara pemesanan melalui Instagram dan WA serta bisa dikirim melalui email yang sudah ditetapkan di Mak Blonjo," tegas Winda.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.