Senin, 15 Jun 2026 11:46 WIB

Banjir Pasuruan Belum Surut, Warga Manfaatkan Perahu Nelayan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 03 Nov 2020 18:32 WIB
Ojek perahu nelayan di Pasuruan melayani warga terdampak banjir
Ojek perahu nelayan di Pasuruan melayani warga terdampak banjir

jatimnow.com - Desa Kedungringin, Kedungboto dan Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan dalam tiga hari ini masih tergenang banjir.

Titik banjir paling parah setinggi 50 sentimeter berada di Dusun Balongrejo, Desa Kedungring hingga membuat akses jalan terputus. Kini, warga beraktifitas keluar kampung menggunakan ojek dari perahu nelayan setempat. 

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Karena kendaraan terhalang banjir, saya sewa perahu untuk mengirim tepung ke pelanggan luar desa. Biasanya pakai pikap ngirim puluhan sak tepung," ujar pengusaha tepung ikan Dusun Balongrejo, M Yusuf, Selasa (3/11/2020).

Untuk rutenya, perahu yang dikemudikan nelayan setempat melewati areal persawahan yang terendam banjir.

"Ya ongkosnya naik dua kali lipat akhirnya kalau naik perahu ini," ujar dia.

Salah seorang nelayan setempat, Samsul Arifin mengaku ketiban rejeki dengan musibah banjir ini. Warga banyak memakai jasa perahunya baik untuk beraktifitas sehari-hari.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Menurutnya, jarak Dusun Balongrejo dengan wilayah yang tidak tergenangi banjir sekitar 2 kilometer.

"Kalau banjir ini banyak yang menyewa perahu saya untuk beraktifitas. Ada warga yang mau keluar kampung, atau mau mengirim barang," kata Samsul Arifin.

Meskipun perahunya jadi moda transportasi tunggal yang bisa dimanfaatkan warga, ia tidak mau mematok tarif yang mahal. Cukup seikhlasnya saja.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Turun Percepat Penanganan Dampak Banjir Pasuruan

"Ongkosnya apa kata masyarakat, rata-rata kadang Rp 5 ribu, kadang juga seikhlasnya. Kadang juga lihat berat muatannya," tutupnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.