Minggu, 21 Jun 2026 02:10 WIB

Polisi Bawa Anjing Pelacak Patroli ke Toko-toko Emas di Surabaya

Anjing pelacak dan sejumlah personil bersenjata saat patroli ke toko-toko emas di Surabaya/Arry Saputra
Anjing pelacak dan sejumlah personil bersenjata saat patroli ke toko-toko emas di Surabaya/Arry Saputra

jatimnow.com - Jual beli emas di Bulan Ramadan selalu meningkat dibanding bulan-bulan biasanya. Ramainya pengunjung di sejumlah tempat penjualan emas, kerap memicu terjadinya kejahatan.

Oleh karena itu, Polrestabes Surabaya melakukan patroli ke toko-toko emas di Surabaya. Salah satunya terlihat kawasan Blauran yang merupakan salah satu tempat penjualan emas, Jum'at (25/5/2018).

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Saat itu, sejumlah anggota Pengurai Massa (Raimas) Satsabhara Polrestabes Surabaya dan unit K9 atau anjing pelacak melakukan patroli di toko-toko emas itu.

Selain memberikan sosialisasi dan pesan-pesan kamtibmas, sejumlah Raimas dan unit K9 nampak berkeliling ke beberapa sudut Blauran dan menyusuri toko-toko emas yang ada di Mal.

Masyarakat yang saat itu tengah bertransaksi, menyambut baik kedatangan sejumlah polisi bersenjata lengkap itu.

Kali ini, patroli dipimpin oleh Kasubnit Satpamobvit Sabhara Polrestabes Surabaya, Ipda Kastur. Pada kesempatan itu, ia mengatakan pasca kejadian bom, jangan malah disibukkan dengan bom terus.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Namun, yang lebih penting adalah memberi rasa aman kepada masyarakat yang sedang melakukan aktifitasnya di Blauran.

"Kita juga mengamankan di lingkungan wilayah Polrestabes. Jadi, jangan sampai kita mikir bom. Tahu-tahu ada perampokan dan lainnya. Kita harus terus mengayomi masyarakat. Apalagi menjelang lebaran ini. Di pertokoan di mal-mal terutama pertokoan emas ini banyak pembeli," terang Kastur.

Kastur menambahkan bahwa patroli serupa akan terus dilakukan hingga lebaran nanti. Ia mengaku diberi plot masing-masing untuk setiap pengamanannya, baik ke pusat perbelanjaan, ruang publik maupun obyek-obyek vital di Kota Surabaya.

"Untuk melindungi menjelang lebaran, insyaallah secara rutin akan dilakukan patroli setelah dari pertokoan kita ke mal," pungkasnya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.