Rabu, 10 Jun 2026 08:16 WIB

Ini Pesan Khofifah pada Konferwil AMSI 2 Jatim

Gubernur Khofifah di acara Konferwil 2 AMSI Jatim
Gubernur Khofifah di acara Konferwil 2 AMSI Jatim

jatimnow.com - Konten Sehat, Media Kuat, Industri Hebat merupakan tema yang diambil Konferwil 2 Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim.

Acara yang digelar di Kota Batu tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (24/10/2020).

Baca Juga: Poros Muda NU Kecam Fitnah Amien Rais ke Presiden Prabowo dan Letkol Teddy

AMSI, kata Khofifah, adalah industri masa depan. Sebab perkembangan dunia digital mampu merubah tatanan kehidupan, salah satunya industri media. Apalagi peran media digital sangat penting untuk mencegah banyaknya berita hoaks atau ujaran kebencian yang beredar.

"Terlebih seiring perkembangan zaman, media massa tak melulu hanya terpaku pada produk media massa cetak. Sebab sejauh ini BPS pusat masih menggunakan paradigma lama, yakni berpedoman pada media massa cetak sebagai parameter indeks demokrasi Indonesia serta membendung berita hoaks dan ujaran kebencian," kata Khofifah.

Untuk itu, AMSI harus mendorong BPS Pusat agar industri media massa digital bisa masuk sebagai parameter dalam salah satu cara mengukur indeks demokrasi. Dengan konten berita sehat, media kuat, dan industri hebat bisa dipastikan demokrasi di Indonesia bisa lebih berkualitas.

"Usai konferwil AMSI, saya harap ada hasil baik. Mulai rumusan memproduksi konten berita yang sehat karena momentum ini sangat positif untuk mengikat rasa persatuan dengan konten berita sehat melalui peran AMSI. Apalagi indeks demokrasi Indonesia dipengaruhi oleh pemberitaan media massa lokal sebagai salah satu variabel penilaian," ujar dia.

Baca Juga: Waspada! Indomaret Imbau Masyarakat Soal Penipuan Voucher Gratis

Khofifah menambahkan jika dirinya sependapat dengan ungkapan Ketua AMSI Pusat Wenseslaus Manggut yang disampaikan secara virtual dalam Konferwil 2 AMSI Jatim tentang disrupsi informasi di era digital tak lepas dari konten-konten berita bohong maupun ujaran kebencian yang lambat laun bisa mengikis kohesi sosial.

"Tema yang diusung dalam Konferwil 2 AMSI Jatim serta narasi yang dikonstruksi Wenseslaus, sangat relevan menjelang peringatan Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan 10 November nanti," tegas dia.

Pasalnya, tonggak Sumpah Pemuda bisa memanggil memori kolektif seluruh bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga: Cek Fakta Informasi BBM

Namun konten seperti berita bohong dan ujaran kebencian akan membuyarkan persatuan dan kesatuan dalam moment Sumpah Pemuda.

"Ujaran kebencian akan membuyarkan persatuan, makanya itu harus dirajut. Pesan persatuan dan kesatuan sangat kuat disampaikan Ketua AMSI Pusat. Apalagi berdekatan dengan peringatan Sumpah Pemuda dan 10 November," tutupnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.