Senin, 15 Jun 2026 11:52 WIB

Kepala BNPT Sebut Ada 10 Kasus ASN Berpotensi Terpapar Radikalisme

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 21 Okt 2020 17:22 WIB
Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar
Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar

jatimnow.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebut ada 10 kasus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpotensi terpapar radikalisme

"Dalam catatan yang pernah kita tangani kemarin, dari tahun kemarin hingga sekarang, itu kurang lebih sekitar ada 10 kasus. Yang akhirnya itu dikembalikan kepada atasan untuk dilakukan pembinaan. Jadi belum masuk ke ranah hukum," katanya dalam Ngobrol Pintar Cara Indonesia (Ngopi Coi) yang diselenggarakan BNPT bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jatim di Hotel Santika Premier Surabaya, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Tapi misalkan yang sudah mengarah ke hukum, misalkan cyber crime itu otomatis sudah diinvestigasi oleh reserse dari kepolisian. Ada potensi. Jadi ini kita bermain di hulu sekali," tambah mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu.

Ia menyebut ke 10 ASN itu bukan berasal dari Jawa Timur.

"Kalau untuk di Jawa Timur belum. Kami belum ada angka pasti. Itu yang nantinya bagian dari kita bertemu dengan Ibu Gubernur akan kita bahas," ujar dia.

Dijabarkannya, terorisme merupakan musuh bersama yang diperlukan peran aktif serta upaya masyarakat agar tidak rentan terhadap bujuk rayu yang dapat mempengaruhinya. Selain itu diperlukan kearifan lokal sebagai benteng masyarakat untuk menangkal paham radikalisme.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

"Jadi, agar masyarakat memiliki ketahanan dibidang informasi. Jadi mana informasi yang bagus, mana informasi yang tidak bagus. Masyarakat kita berharap bisa memilah-milah," sebutnya.

"Jangan semuanya dipakai, digunakan apalagi dijadikan dasar untuk sebuah tindakan-tindakan, tapi ternyata tindakan itu perbuatan melawan hukum," lanjut dia.

Apakah di kementerian ada yang terlibat dalam terorisme? Boy Rafli mengaku sudah bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan RB (kemenpan-RB), berkaitan dengan masalah monitoring.

Baca Juga: Pimpin Apel, Plt Bupati Tulungagung Ajak ASN Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

"Tentu kerjasama ini dengan seluruh kementerian. Berkaitan dengan adanya pihak-pihak dari penyelenggara negara, atau PNS atau ASN atau katakanlah di lingkup BUMN yang mekanismenya memang sudah terbentuk ada kerjasama untuk melakukan langkah antisipasi itu," jelasnya.

"Sementara dalam konteks penertiban itu, tetap mengedepankan secara persuasif yang lebih kepada tindakan-tindakan bersifat administratif," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.