Senin, 15 Jun 2026 03:37 WIB

Lima Bulan, Imigrasi Kelas 1 Surabaya Deportasi 22 WNA

  • Penulis :
  • | Rabu, 23 Mei 2018 19:30 WIB
Rapat Penguatan Tim Pengawasan Orang Asing Kota Surabaya di Hotel Bumi.
Rapat Penguatan Tim Pengawasan Orang Asing Kota Surabaya di Hotel Bumi.

jatimnow.com - Dalam rentang waktu Januari hingga pertengahan Mei 2018, Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya mendeportasi 22 WNA (warga negara asing). Jumlah itu masuk dalam total 27 WNA yang diamankan dan ditindak. 

"Dari 27 itu, 22 kita deportasi, 5 lainnya kita blokir karena sudah incraht dan kita ajukan pro justisia," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya, M Tarmin Satiawan di sela Rapat Penguatan Tim Pengawasan Orang Asing Kota Surabaya di Hotel Bumi, Rabu (23/5/2018). 

Baca Juga: Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya Langsung Pulang

Menurut Tarmin, 27 WNA itu terjaring Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kota Surabaya yang melakukan operasi rutin lima kali dalam sepekan.

"Timpora ini, sejak 2017 sudah terbentuk di tingkat kecamatan yang melibatkan unsur Imigrasi, Kecamatan, Koramil, Polsek dan Kesbangpol," ujarnya.

Dari 27 WNA yang terjaring operasi, paling dominan berasal dari Chine (RRC). Sedangkan lainnya berasal dari Taiwan, Jerman, Singapura, Timor Leste, Malaysia, Thailand, Brasil, Korea Selatan hingga India. Mereka diamankan dengan sejumlah pelanggaran keimigrasian. 

"Mereka rata-rata terlibat pelanggaran berupa penyalahgunaan izin tinggal dan over stay," tegasnya. 

Baca Juga: Misteri Kematian WNA India di Detensi Surabaya, Sempat Overstay 8 Bulan

Tarmin menambahkan, Timpora juga mempunyai tantangan untuk melakukan pengawasan terhadap TKA (tenaga kerja asing) ilegal.

Selain itu, narkoba, human trafficking, penyelundupan manusia, masuknya paham-paham asing yang tidak sesuai dengan ideologi NKRI serta terorisme.

 

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.