Kamis, 18 Jun 2026 14:25 WIB

Koperasi Mikawa, Harapan Baru Pelaku UMKM dan Petani di Kota Batu

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso dalam launching Koperasi Mikawa bentukan Kadin
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso dalam launching Koperasi Mikawa bentukan Kadin

jatimnow.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batu membentuk Koperasi Mikawa. Pemerintah setempat berharap koperasi itu bisa menjadi penggerak ekonomi sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan produk pertanian.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengapresiasi terobosan Kadin mendirikan Koperasi Mikawa. Sejauh ini di Kota Batu, koperasi yang mendominasi masih menerapkan sistem simpan pinjam.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Tapi Mikawa tidak. Konsep yang dimiliki yaitu menggerakkan dan menampung produk UMKM dan pertanian untuk dibantu pemasarannya agar bisa diterima oleh hotel dan restoran dengan menggandeng desa-desa serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)," jelas Punjul usai menghadiri lounching produk Mikawa, Kamis (1/10/2020).

Menurut Punjul, dengan terobosan itu, pelaku UMKM dan petani bisa terbantu karena produk mereka bisa terserap secara maksimal. Agar berjalan maksimal, Pemkot Batu juga memerintahkan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Diskumdag) memfasilitasi Mikawa.

"Terutama pendampingan anggota koperasi dalam kepengurusan beberapa izin yang diperlukan, seperti izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) agar pelaku dimudahkan dalam segala hal," terang Punjul.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Sementara Ketua Kadin Kota Batu, Endro Wahyu Wijoyono menyebut, sesuai makna Mikawa yaitu migunani kanggo warga (berguna bagi warga), melalui Mikawa Kadin ingin membantu beberapa problematika yang dialami pelaku UMKM dan petani, terlebih masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Endro menambahkan, Mikawa merupakan koperasi produsen. Apalagi Kota Batu memiliki potensi besar, seperti perhotelan, rumah makan, instansi pemerintahan. Tempat itulah yang nanti akan jadi tempat pendistribusian produk warga.

Menurutnya, di koperasi ini nantinya anggota juga bisa membeli pupuk pertanian dan lainnya, dengan harga lebih terjangkau.

Baca Juga: Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

"Intinya sebagaimana nama koperasi ini, kami ingin berguna bagi warga dan mengubah citra koperasi. Karena selama ini koperasi identik dengan rentenir, itu yang harus kita ubah," paparnya.

Beberapa pendampingan yang akan dilakukan selain pemasaran terhadap produk pertanian misalnya dalam hal packaging hingga pengolahan hasil pertanian.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.