Rabu, 17 Jun 2026 11:40 WIB

Mengejutkan! Jawaban Komisi B Soal Isu 'Penjarahan' Satwa di KBS

Singky Soewadji bersama Ketua Dewan Adi Sutarwijono dan Wakil Ketua Komisi B Anas Karno
Singky Soewadji bersama Ketua Dewan Adi Sutarwijono dan Wakil Ketua Komisi B Anas Karno

jatimnow.com - Isu 'penjarahan' satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) makin seru.

Sikap Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono berbeda dengan yang disampaikan pemerhati satwa Singky Soewadji.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Singky mengkonfirmasi pimpinan Komisi B soal informasi hearing atau dengar pendapat, tetapi jawabannya cukup mengejutkan.

Baca juga: Politisi PDIP Sebut Ada 'Penjarahan' Satwa di Kebun Binatang Surabaya

Ternyata Komisi B belum mendapat 'lampu hijau' dari ketua dewan yang merupakan ketua DPC PDIP Surabaya ini

"Belum ada disposisi hearing dari pimpinan dewan. Dari ketua komisi B," terang Singky, Selasa (30/9/2020).

Sekretaris Komisi B Mahfudz enggan berkomentar. Padahal biasanya cukup lantang komentarnya.

'No comment," jawabnya. Ia beralasan belum mengetahui permasalahannya.

Ketua Komisi B, Hj Lutfiyah mengatakan pihaknya belum menerima surat disposisi dari Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono.

"Kami belum terima surat disposisi dari ketua dewan. Karena semuanya kan dari ketua dewan. Saya tinggal nunggu saja. Jika disposisi ke Komisi B ya langsung kita hearingkan," katanya kepada jatimnow.com.

"Pokoknya tergantung ketua dewan. Surat e itu belum sampai. Kan harus disposisi dari ketua. Ini kan lembaga jadi harus prosedural. Aku gak berani kalau gak ada disposisi," imbuhnya.

Sebelumnya, Adi mengakui jika Singky telah melaporkan ke lembaganya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Ada, Pak Singky mengirim ke DPRD," kata Adi, Senin (29/9) malam.

Kata Adi, dirinya sudah meminta Komisi B yang membidanginya untuk membahasnya.

"Saya sudah meminta pimpinan Komisi B untuk membahasnya," jawabnya sembari membenarkan dirinya diminta untuk membahas dugaan itu oleh Ismail Mukadar.

Sebelumnya, mantan Ketua PDIP Surabaya Saleh Ismail Mukadar meminta parlemen membahas dugaan 'penjarahan' satwa koleksi kebun Binatang Surabaya (KBS) yang kini menjadi perusahaan daerah milik Pemkot Surabaya itu.

"Harapannya agar kasus itu diangkat oleh dewan," kata Saleh.

Menurutnya, data dugaan 'penjarahan' satwa KBS ini ada pada pemerhati satwa Singky Soewadji.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

"Sudah komplit dengan datanya," ungkapnya.

Polisi harus memeriksa kasus itu?

"Sudah pernah diperiksa tapi tanpa alasan yang jelas kasus itu di SP3 (dihentikan)," kata Saleh.

"Kasus penjarahan satwa itu pernah dilaporkan ke Polwiltabes (Polrestabes) Surabaya," imbuhnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.