Jumat, 12 Jun 2026 10:22 WIB

Sektor Pertanian Banyuwangi Tercatat Surplus di Masa Pandemi Covid-19

  • Penulis :
  • | Minggu, 27 Sep 2020 13:34 WIB
Sektor pertanian Banyuwangi tercatat surplus di masa pandemi Covid-19
Sektor pertanian Banyuwangi tercatat surplus di masa pandemi Covid-19

jatimnow.com - Di tengah Pandemi Covid-19, sektor pertanian Kabupaten Banyuwangi mencatat pertumbuhan positif.

Kontribusi sektor pertanian pada PDB Kuartal II/2020 jadi satu-satunya dari lima sektor penyangga utama PDB yang tumbuh positif sepanjang periode ini.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Arief Setiawan menjelaskan bahwa sektor pertanian berdasarkan distribusi persentase PDRB atas harga konstan 2010 menurut lapangan usaha (persen) 2010-2018, masih menjadi sektor unggulan yaitu sebesar 29,62 persen, tertinggi dari 17 lapangan usaha.

"Sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan merupakan sektor strategis yang harus menjadi program unggulan dalam pembangunan nasional maupun daerah. Sektor pertanian di Banyuwangi selama 10 tahun terakhir selalu menjadi program unggulan dalam RPJMD," kata Arief, Minggu (27/9/2020).

Capaian sektor pertanian ini cukup menggembirakan. Tidak hanya dari sisi produksi dan penyediaan konsumsi masyarakat. Namun Banyuwangi berhasil mengintegrasikan sektor pertanian dengan sektor lainnya, khususnya pariwisata sebagai output dari kerja kolaborasi dan inovasi lewat beragam event yang dikemas dalam Banyuwangi Festival.

Arief mencontohkan, Agro Expo yang dilaksanakan setiap tahun telah melahirkan agrowisata, perkawinan dari dua sektor (agro dan wisata) yang berbeda tetapi bisa disatukan. Pelaksanaannya yaitu memberikan dampak edukasi, promosi, ekonomi dan ekologi, yang bahkan konsepnya bisa diadopsi masyarakat.

"Dan yang paling utama, aktivitas ini bisa menarik minat kaum milenial terjun di dunia agribisnis. Sehingga bisa menjaga kesinambungan tenaga kerja sektor pertanian dalam menghadapi tantangan yang semakin berat jika tidak digarap dengan cara-cara yang lebih adaftif dengan situasi kekinian," paparnya.

Menurut Arief, sektor pertanian pada era digital ini harus dikolaborasikan dengan teknologi informasi. Sinergi antara petani dengan kaum muda yang melek IT, diharapkan bisa mengubah image sektor pertanian itu yang semula dinilai kurang bergengsi menjadi sektor yang bergengsi.

Baca Juga: Dukung Petani, PTP Nonpetikemas Percepat Distribusi Bahan Baku Pupuk

Munculnya startup di bidang pertanian adalah salah satu bukti bahwa sektor pertanian bisa digarap lebih menarik, efisien dan menguntungkan.

"Banyuwangi telah mendorong tumbuhnya startup lewat Agribussiness Startup Competition (ASC) yang diharapkan bisa menjawab tantangan pertanian di era revolusi industri 4.0 sekarang ini," jelas Arief.

Arief membeberkan, produksi padi hingga September 2020 ini ada 535.056 ton, dengan luasan panen 50.915 hektare. Artinya produksi beras di Banyuwangi tetap terjaga dan surplus di masa Pandemi Covid-19.

Sementara untuk perkebunan, seperti kelapa berhasil panen 24.263 ton dengan luasan panen 2.104 hektar. Sedangkan di peternakan hingga periode Juni, produksi sapi atau daging mencapai 1.114.817 kg; ayam atau daging sebesar 1.099.917 kg dan telur 6.230.888 kg serta susu 802.066 kg.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Untuk populasi sapi mencapai 125.688 ekor, kambing 135.210 ekor, domba 80.882 ekor, unggas pedaging 3.914.835 ekor dan unggas petelur mencapai 828.472 ekor.

"Karena itu kami terus berupaya agar dalam sektor pertanian sebagai upaya peningkatan produksi dengan kesejahteraan petani bisa berjalan seiring," pungkas Arief.

 

Reporter:  Rony Subhan

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.