Selasa, 16 Jun 2026 04:05 WIB

Perbaiki Jalan 187 Km, Ponorogo Dapat Pinjaman Dana Rp 200 Miliar

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni tunjukkan perjanjian kerjasama
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni tunjukkan perjanjian kerjasama

jatimnow.com - Pemkab Ponorogo melakukan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 187 kilometer setelah mendapat pinjaman Rp 200 Miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).

Perjanjian kerjasama kredit pinjaman daerah itu diteken secara digital oleh Bupati Ipong Muchlissoni dan PT SMI pada Selasa lalu (22/9).

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

Pemkab Ponorogo mendapat dana dari badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur itu.

Pinjaman daerah yang dikucurkan PT SMI masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). PT SMI ditunjuk pemerintah pusat memberi bantuan modal kepada daerah yang anggaran belanjanya terpangkas signifikan akibat penanganan pandemi Covid-19.

"Ini kabar gembira. Ponorogo menjadi kabupaten kota pertama di Indonesia yang disetujui pinjaman daerahnya oleh PT SMI," ungkap Bupati Ipong saat konferensi pers di Pringgitan, Rabu (23/9/2020)

Ia menjelaskan pembiayaan yang dikucurkan PT SMI hanya untuk pembangunan infrastruktur dan diharuskan selesai tahun ini.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Kami gunakan untuk memperbaiki jalan-jalan rusak di Ponorogo. Diestimasikan ada 280 titik jalan yang akan diperbaiki. Panjang ruas jalan yang diperbaiki sekitar 187 kilometer. Targetnya selesai pada akhir November atau selambat-lambatnya awal Desember, " tegasnya.

Menurutnya, pinjaman PT SMI ramah terhadap keuangan daerah karena bunganya nol persen. Daerah hanya dibebani bea pinjaman 0,18 persen atau senilai Rp 350 juta.

"Kami meminjam dengan tenor 60 bulan atau lima tahun. Selama 15 bulan pertama sejak kontrak pinjaman ditandatangani bebas cicilan. Nantinya daerah diwajibkan mengangsur Rp 40 Miliar per tahun, " jelasnya.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Menurut Ipong, pinjaman ini akan memberi banyak manfaat bagi daerah. Masyarakat patut bersyukur lantaran pengajuan pinjaman ke PT SMI terbilang selektif dalam mengucurkan pinjaman. Salah satu syaratnya, angsuran tidak boleh memberatkan keuangan daerah.

"Angsuran tidak boleh lebih dari 2,5 persen dari APBD per tahun. Maka dari itu, kami ajukan Rp 200 Miliar dengan masa pinjaman lima tahun," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.