Selasa, 16 Jun 2026 14:17 WIB

Bacok Polisi, Bandar dan Kurir Pemasok Sabu ke Jatim Ditembak Mati

Pengedar dan kurir sabu yang ditembak mati Satresnarkoba Polrestabes Surabaya
Pengedar dan kurir sabu yang ditembak mati Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali menembak mati dua pelaku yaitu kurir dan bandar penyuplai narkoba jenis sabu di Jawa Timur, Senin (21/9/2020) dini hari.

Dua pelaku yang ditembak mati itu berinisial NK (41) asal Jatim dan R (22) warga Asal Palembang, Sumatera Selatan. Keduanya terpaksa ditembak karena menyabetkan senjata tajam ketika hendak diringkus.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Keduanya ini merupakan seorang bandar dan kurir sabu-sabu terbesar nomor dua di Jatim. Mereka menginap disalah satu Hotel di kawasan Surabaya Utara, mereka disergap petugas saat mengambil tas berisi 20 bungkus berisi sabu.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap tersangka karena melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam hingga salah satu anggotanya mengalami luka hingga mendapatkan lima jahitan.

"Saat tersangka akan mengambil paket tas berisi sabu, ternyata terdapat sebilah parang dan melakukan penyerangan. Satu anggota kami mengalami luka di bagian lengan sebelah kiri," terang Memo.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian (kiri)

"Kami terpaksa melakukan tindakan tegas, keras dan terukur terhadap keduanya, karena terus berusaha merangsek dan mengabaikan tembakan peringatan," tambahnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Memo menjelaskan lebih lanjut, salah satu tersangka merupakan atasan dari tersangka Fajar Rizky (32), yang ditembak mati sepekan lalu karena berusaha melawan petugas.

"Salah satu tersangka ini adalah atasan dari tersangka yang kami lakukan tindakan tegas sepekan sebelumnya. Dan ini merupakan kaki tangan langsung dari UA bandar besarnya, yang saat ini kami tetapkan sebagai DPO," urainya.

Setelah memberikan tindakan tegas, terukur dan keras, petugas berusaha memberikan pertolongan dengan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Namun sangat disayangkan, keduanya meninggal saat dalam perjalanan," pungkasnya.

Selain menembak mati dua tersangka, polisi juga menyita barang bukti tas ransel gunung berwana biru, beserta isinya 20 bungkus yang diduga berisi sabu dan sebilah parang.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.