Jumat, 12 Jun 2026 08:38 WIB

Gembong Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

Gorong-gorong tempat gembong narkoba kabur dari Lapas Tangerang (Foto: Dok)
Gorong-gorong tempat gembong narkoba kabur dari Lapas Tangerang (Foto: Dok)

jatimnow.com - Seorang narapidana dengan vonis hukuman mati, Cai Changpan alias Cai Ji Fan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang, Banten. Gembong narkoba asal China itu membuat lubang dari kamarnya tembus ke gorong-gorong saluran air.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laki-laki itu memanfaatkan kelengahan petugas yang tidak pernah mengontrol ruang tahanan dan berhasil kabur pada Senin (14/9/2020). Napi ini divonis mati sejak 2017.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

Berdasarkan data yang didapat, bandar narkotika tersebut kabur dengan cara menggali lubang dari kamar tahanannya. Hal itu tentu membutuhkan proses lama karena lubang yang dibuatnya itu langsung tembus ke saluran air yang ada di belakang lapas.

Dengan proses pembuatan lubang itu, diduga kuat ada keterlibatan oknum sipir yang membantu memberikan alat. Apalagi lubang yang dibuat langsung mengarah ke gorong-gorong yang pastinya hanya orang tertentu yang tahu kondisi tersebut.

Bahkan kondisi saluran air yang ada itu pun terlihat seperti dibendung agar air di saluran tak mengalir dengan baik. Otomatis proses kaburnya Cai Changpan dari dalam ruang tahanan dapat dengan mudah dilakukan.

Selain membantu membuat lubang untuk kabur, keterlibatan orang oknum dalam proses pelarian juga diyakini berperan. Pasalnya Cai Changpan pastinya tak akan paham dengan kondisi Jakarta dan harus lari ke mana. Polisi pun harus mengusut tuntas dengan memeriksa siapa saja sipir yang bertugas.

Dikonfirmasi terkait kaburnya bandar yang dihukum mati itu, Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumhan, Rika Aprianti menjelaskan bahwa petugas hingga kini masih menyelidiki kasus itu.

Baca Juga: Jaringan Sabu Probolinggo Digulung Polisi, 9 Tersangka Diamankan

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan investigasi oleh tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Inspektorat Jenderal Kemenkumham dan Kamwil Kemenkumham Banten," ungkap Rika saat dikonfirmasi Republika, Jumat (18/9/2020).

Sementara Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sugeng Harianto yang di konfirmasi terkait hal itu mengaku kaget. Ia mengaku sama sekali belum menerima laporan tersebut.

"Sampai sekarang saya belum tahu, saya juga belum menerima laporan," ucap Sugeng kepada wartawan.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.