Minggu, 14 Jun 2026 20:46 WIB

Pandemi Covid-19

Operasi Pelanggaran Prokes di Banyuwangi Digelar hingga Tingkat Desa

  • Penulis :
  • | Sabtu, 19 Sep 2020 10:56 WIB
Operasi yustisi pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di Banyuwangi
Operasi yustisi pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di Banyuwangi

jatimnow.com - Untuk penegakan kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan Covid-19, operasi yustisi terus digelar. Forkopimda sepakat akan melakukan operasi lebih masif hingga ke desa.

Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas mengatakan, rapat kordinasi telah digelar bersama Kapolresta Banyuwangi, Dandim 0825, Danlanal Banyuwangi, Ketua Pengadilan Negeri dan Kepala Kejaksaan Negeri membahas penegakan disiplin warga pada protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Kita sepakat akan ada upaya yang lebih sistematis. Selain penindakan juga edukasi masif ke warga-warga. Pelaksanaannya nanti akan ke menyebar hingga ke tingkat desa," ujar Bupati Anas, Sabtu (19/9/2020).

Bupati Anas menjelaskan bahwa penegakan disiplin ini akan dilakukan layaknya awal pandemi masuk ke Banyuwangi. Sebab kasus Covid-19 terus meningkat di Banyuwangi.

Menurutnya, operasi tersebut akan menyasar pada kepatuhan penggunaan masker. Tidak sekadar bermasker, tapi warga yang menggunakan masker tidak benar juga akan diingatkan petugas.

"Operasinya nanti tidak hanya di jalanan, tetapi petugas gabungan juga akan menyasar tempat kerumunan warga. Warga perlu diingatkan kembali untuk jaga jarak. Karena masker dan physical distancing ini kunci memutus penyebaran Covid-19," ungkap Bupati Anas.

Operasi juga diprioritaskan di wilayah yang tingkat temuan kasus Covid-19 relatif tinggi, agar klaster di titik tertentu dapat segera ditekan dan tidak menyebar.

Usai menggelar rakor, tim gabungan dari Polri, TNI, Pemkab, Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri langsung menggelar operasi yustisi yang menyasar para pelanggar di sejumlah area di Banyuwangi pada Jumat (18/9/2020) malam.

Dalam operasi semalam, sejumlah pelanggar protokol kesehatan terkena sanksi teguran tertulis sampai tindak pidana ringan (tipiring). Tidak hanya yang tak membawa masker, tetapi sejumlah pelanggar juga ditindak karena tidak memakai masker dengan benar.

Baca Juga: Antisipasi Urbanisasi, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi Pasca Lebaran

Bupati Anas melanjutkan, operasi ini bukan berarti penghentian ekonomi warga. Namun sebagai upaya untuk mengingatkan warga bahwa aktivitas ekonomi harus diiringi pada kepatuhan prokes Covid-19.

"Kafe, restoran yang bisa mengatur pengunjungnya bermasker dengan baik, menjaga jarak dan memfasilitasi tempat cuci tangan, kami izinkan jalan. Harapan kita semua, ekonomi tetap jalan, namun orang patuh pada aturan kesehatan. Selain itu, dengan tingkat kesembuhan di Banyuwangi yang tinggi, kita optimis status kita kembali turun ke zona oranye," tambahnya.

Sementara Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menyebut bahwa operasi yustisi ini akan terus digelar secara serentak dan lebih masif. Pihaknya juga akan menggunakan armada pemburu Covid-19 untuk mendisiplinkan masyarakat yang tidak menggunakan masker.

"Sudah empat hari operasi kita lakukan dan terus akan berlanjut. Ini sesuai instruksi bahwa operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari. Kita juga menyasar tempat berkumpulnya orang yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan," papar Arman.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Arman berharap, semua kegiatan yang digelar tim gabungan tersebut berdampak sampai ke wilayah terkecil seperti RT dan RW.

 

Reporter:  Rony Subhan

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.