Selasa, 16 Jun 2026 02:52 WIB

Pilkada Sidoarjo 2020, BHS-Taufiqulbar Janji Rangkul NU jika Terpilih

Bambang Haryo dan Taufiqulbar
Bambang Haryo dan Taufiqulbar

jatimnow.com - Pasangan calon (paslon) bupati Bambang Haryo Soekartono (BHS) dan calon wakil bupati M Taufiqulbar akan merangkul Nahdlatul Ulama (NU) jika terpilih memimpin Kabupaten Sidoarjo.

Paslon yang diusung Gerindra, PKS, Golkar, PPP dan Demokrat itu juga menegaskan jika mereka pasangan perpaduan yang religius dan nasionalis. Mereka juga menegaskan jika keduanya merupakan nahdiliyin.

Baca Juga: Kodrat dan IPSI Jatim Usulkan Bela Diri Masuk Ekstrakulikuler Sekolah

"Walaupun kami tidak di struktur NU tapi kami adalah juga NU. Secara struktural karena eyang saya ini adalah Eyang Brawijaya Lima dan Eyang Putri Cempo yang kebetulan garisnya ini Raden Patah dan sebagainya sampai ke bawah termasuk mungkin juga keluarga Gus Dur dan lainnya ini masuk di garis keluarga kita," kata Bambang Haryo, Sabtu (12/9/2020).

Taufiqulbar menambahkan, jika dirinya juga nahdiliyin sejak sebelum lahir dan tidak diragukan lagi karena merupakan turunan orang-orang NU di Sidoarjo.

"Saya cucunya Ketua MWC NU Sedati H Hasan Dahlan. Bahkan Syuriah NU di Sedati itu mbah saya dari abah saya Haji Kiai Mubarok. Jadi tidak diragukan lagi ke-NUan saya, sejak saya belum lahir, abah saya juga ketua GP Ansor di Sedati. Kiai Chusaini Ilyas di Mojokerto beliau adalah cacak (kakak) saya," tambahnya.

BHS yang mantan anggota DPR RI Komisi V ini menambahkan, dirinya dan Taufiqulbar juga akan menggandeng tokoh-tokoh NU Sidoarjo didalam mengambil kebijakan.

Baca Juga: Kiai Asep Minta Pengurus NU Berbenah: Jangan Berebut Komisaris dan Keuntungan Tambang

"Saya tidak pernah mempublikasikan apa yang saya sudah lakukan untuk NU sebelum saya mencalonkan diri sebagai bupati itu tidak perlu diekspos," ujar dia.

Masih kata BHS, dirinya juga akan menjadikan Sidoarjo menjadi kabupaten santri jika diberi amanah oleh masyarakat Kota Udang.

"Kami menginginkan kabupaten santri relijius, kita sampaikan MI kita sangat kurang jumlahnya 211 seluruh Sidoarjo. Pasuruan, MI nya 460 lebih dua kali lipat kita. Kita masih kurang, jadi MI ini harus kita bangun, sekolah yang berhubungan dengan keagamaan, relijius," pungkasnya.

Baca Juga: Anggota DPR RI BHS Pantau Palaksanaan MBG di Sidoarjo

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.