Sabtu, 20 Jun 2026 16:41 WIB

Para Pesilat Pagar Nusa Diserang saat Berlatih di Sugio, Lamongan

Tangkapan layar video viral kelompok massa menyerang para pesilat Pagar Nusa di Sugio, Lamongan
Tangkapan layar video viral kelompok massa menyerang para pesilat Pagar Nusa di Sugio, Lamongan

jatimnow.com - Sejumlah anggota Perguruan Silat Pagar Nusa yang sedang berlatih di halaman Kantor MWC Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, diserang massa yang diduga dari kelompok pesilat dari perguruan lain.

Ketua PCNU Babat, Sisyanto menyebut, massa yang menyerang pada Sabtu (5/9/2020) sore itu diperkirakan berjumlah 50 orang lebih. Mereka datang mengendarai motor sambil berboncengan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Mereka datang secara tiba-tiba dan langsung melakukan penyerangan dengan melemparkan batu ke arah anggota Pagar Nusa yang sedang berlatih," kata Sisyanto kepada jatimnow.com, Minggu (6/9/2020).

Sisyanto menambahkan, saat diserang, anggota Pagar Nusa tidak melayani provokasi yang dilakukan oleh kelompok massa di salah satu anak ranting PCNU Babat itu.

"Anak-anak Pagar Nusa mengalah demi menghindari korban yang lebih parah di antara kedua kelompok. Meski begitu satu anggota Pagar Nusa tetap ada yang terluka meski lukanya tergolong ringan," jelasnya.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Sisyanto memastikan bahwa Pagar Nusa tidak akan melakukan aksi balasan terhadap kelompok massa perguruan lain yang telah melakukan penyerangan. Pihaknya justru mengedepankan proses hukum. Karena itu pada Sabtu malam pihaknya telah membuat laporan resmi ke Polres Lamongan.

"Kami sudah membuat laporan ke Polres Lamongan agar kejadian ini diproses secara hukum. Dan saya juga sudah berkomunikasi langsung dengan Bapak Kapolres Lamongan," ujar Sisyanto.

Sisyanto juga menyayangkan kejadian penyerangan ini. Sebab menurutnya, orientasi belajar bela diri seharusnya untuk olahraga dan kesiagaan diri, bukan untuk ugal-ugalan apalagi sampai melakukan penyerangan dan menyakiti orang lain.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Sementara Kapolres Lamongan, AKBP Harun saat dikonfirmasi tak menampik mengenai adanya laporan kejadian tersebut. Dan kasus ini sudah ditindaklanjuti.

"Sudah kita tangani," ucap Harun singkat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.