Sabtu, 20 Jun 2026 15:27 WIB

Dor! Bandar Sabu Bersenjata Pistol dan Pisau Ditembak Mati Polisi

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 02 Sep 2020 16:14 WIB
Pistol dan senapan laras panjang serta pisau yang disita oleh polisi dari bandar sabu yang ditembak mati
Pistol dan senapan laras panjang serta pisau yang disita oleh polisi dari bandar sabu yang ditembak mati

jatimnow.com - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menembak mati seorang bandar narkotika jenis sabu karena melawan saat ditangkap, Rabu (2/9/2020).

Jenazah bandar sabu berinisial DP itu dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Penyergapan dilakukan Unit Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dipimpin Kasatresnarkoba AKBP Memo Ardian, Kanit II Iptu Danang Eko Abrianto dan Kasubnit II Ipda Yoyok Hardianto.

"Sementara memang anggota kami dari Unit II, running, sudah mulai dari operasi tumpas. Memang benar dengan terpaksa kita melakukan tindakan tegas terukur karena membahayakan masyarakat dan petugas kepolisian," jelas Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Adrian.

Ia melanjutkan, polisi sempat berupaya membawa tersangka ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

"Kita berupaya melarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong," lanjutnya.

Dalam proses penangkapannya, Memo mengungkapkan jika penangkapan tersangka D adalah hasil pengembangan kasus.

Kasatresnarkoba AKBP Memo Ardian

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Untuk sementara kita menangkapnya di Surabaya kemudian dilakukan pengembangan. Kemudian mengarah ke Lawang," ungkapnya.

Berbagai barang bukti mulai senjata api, senjata tajam juga diamankan dalam penangkapan tersangka yang merupakan rangkaian pengedar sabu itu.

"Kita sementara mengamankan 3 pisau yang ada di dalam tas.Ternyata dia sudah melakukan persiapan. Di dalamnya ada pistol (senjata api/senpi), kemudian laras panjang juga. Karena dirasa membahayakan ya kita lakukan tindakan tegas," lanjutnya.

Adapun barang bukti sabu juga terbilang banyak.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Jadi yang sementara diamankan narkotika jenis sabu, jumlahnya belum kita timbang. Jadi ada sekitar 15 bungkus, nanti lebih jelasnya biar Bapak Kapolres yang akan melakukan rilis," tegasnya.

Dari hasil pengembangan kasus yang dilakukan, jaringan tersangka D ini memang terbilang nekat dan membahayakan.

"Beberapa pelaku yang kita tangkap memang menyiapkan itu, dia siap untuk tempur. Tentunya iya (pengembangan kasus). Kita koordinasi dengan Polda, jaringan yang ada di Perak itu, jaringan yang terkorporasi," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.