Senin, 15 Jun 2026 14:50 WIB

Kontroversi Tudingan Tentang 'Pengusaha Hitam' di Pilwali Surabaya

Wakil Ketua DPW NasDem Jatim Bidang Media & Komunikasi Publik, Vinsensius Awey (foto istimewa)
Wakil Ketua DPW NasDem Jatim Bidang Media & Komunikasi Publik, Vinsensius Awey (foto istimewa)

jatimnow.com - Pendukung calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin menyesalkan adanya tudingan jika Pilwali Surabaya disponsori pengusaha hitam.    

Sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristyanto di sejumlah media mengatakan Kota Surabaya berhasil menjadi kota yang maju, cantik dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Tebar Kepedulian, Kader NasDem ini Salurkan 105 Hewan Kurban di Probolinggo

PDIP ingin mempertahankan hal itu karena tak mau ke depan Kota Pahlawan dikuasai oleh pemodal-pemodal alias 'pengusaha hitam' yang hanya memiliki kepentingan bisnis semata.

"Karena itu, ketika Ibu ketua umum (Megawati) mempertimbangkan (calon) sebaik-baiknya, itu murni tanggung jawab partai agar tidak ada nanti pengusaha-pengusaha hitam yang karena pilkada ini nanti menggunakan kekuatan-kekuatan kemudian ingin mengubah Surabaya yang sudah bagus," ujar Hasto seperti dikutip viva.co.id pada Senin 31 Agustus.

"Begitu mudahnya mengatakan seperti itu. Apa pernyataannya ini dapat dipertanggungjawabkan? Dasar penyampaiannya apa? Itu sama aja pembunuhan karakter. Bagian dari black campaign. Sangat disayangkan, masa sekelas HK lakukan black campaign," kata Wakil Ketua DPW NasDem Jatim Bidang Media & Komunikasi Publik, Vinsensius Awey kepada jatimnow.com, Senin (31/8/2020).

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Kalau benar adanya silahkan nunjuk hidung. Jangan buat pernyataan yang berujung pada pemikiran liar buat siapapun. Itu sama halnya bukan bagian dari pendidikan politik. Tepatnya kekuatiran mendapat lawan yang tangguh sehingga tidak kedepankan pencerdasan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat lewat sosialisasi program-program unggulan malahan kedepankan black campaign," tambahnya.

Mantan anggota DPRD Surabaya itu meminta agar HK melakukan evaluasi.

Baca Juga: May Day 2026, PDIP Surabaya Bagikan MBG Pada Ojol Perempuan

"Marilah berkaca dan lakukan evaluasi ke dalam. Daripada lakukan black campaign, lebih baik berikan edukasi politik yang baik kepada masyarakat dengan masing-masing kontestan terus meneruskan mensosialisasikan program-program unggulan masing-masing apabila nantinya terpilih sebagai wali kota Surabaya daripada sekedar lemparkan pernyataan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan," terang dia.

"Harusnya HK tidak perlu khawatir dengan melemparkan statement-statement yang melahirkan interpretasi liar nantinya. Mereka itu punya calon petahana. Sehingga tidak perlulah kuatir, panik, gelisah sehingga muncul statement-statement yang kurang mendidik ini," imbuh Awey.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.