Jumat, 19 Jun 2026 16:33 WIB

Lantaran Tak Dibelikan HP, Pemuda di Ponorogo Nekat Bakar Rumahnya

Rumah yang diduga dibakar seorang anak ludes
Rumah yang diduga dibakar seorang anak ludes

jatimnow.com - Dugaan pihak kepolisian tentang AG (16) yang membakar rumah orangtuanya di Dusun Krajan, Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, mulai terkuak.

Pasalnya, setelah dimintai keterangan, AG mengakui bahwa sengaja membakar rumah orangtuanya lantaran kesal. Kekesalannya memuncak karena tidak dibelikan handphone.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Pengakuan anaknya demikian. Marah kepada orang tuanya karena tidak kunjung dibelikan handphone," kata Kapolsek Jambon, AKP Djoko W.

Pengakuan AG tersebut sesuai dengan pengakuan sang bapak, Gumbreg yang mengatakan bahwa AG marah karena tidak dibelikan handphone. "Jadi sinkron. AG mengaku. Keterangan orang tuanya juga demikian," urainya.

Djoko menjelaskan, AG memanfaatkan situasi, karena melihat rumahnya kosong dan orang tuanya bekerja, ia memilih membakar rumah untuk melampiaskan kekesalannya.

"Bahkan, setelah membakar, AG keluar rumah tanpa rasa bersalah. AG juga mengatakan kepada tetangga kebakaran kok dilihat," katanya.

Saat ini, lanjut ia, AG sudah diamankan ke Polsek Jambon. Untuk selanjutnya nanti diproses atau tidak tergantung keputusan orang tuanya.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Ia menjelaskan, memang track record AG tidak baik. Sebab, kerap sekali membuat kericuhan, baik di keluarga maupun di lingkungan.

"Sering juga ke Mapolsek kok. Karena sering membuat onar. Ini tinggal orang tua AG mau dilanjutkan kasusya apa tidak," tegasnya.

Sebelumnya, sebuah rumah di Dusun Krajan, Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo ludes dilalap si jago merah. Rumah itu tinggal menyisakan puing-puing, kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

 

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.