Selasa, 16 Jun 2026 05:18 WIB

Penjelasan Dispendukcapil Soal KTP Mojokerto di Markas ISIS Yaman

Rumah di Mojokerto sesuai alamat tertera dalam KTP yang ditemukan di markas ISIS Yaman
Rumah di Mojokerto sesuai alamat tertera dalam KTP yang ditemukan di markas ISIS Yaman

jatimnow.com - Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP beralamatkan Mojokerto yang ditemukan di markas ISIS di Yaman tidak tercatat di database Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

Dalam KTP yang ditemukan saat penggerebekan markas ISIS di Yaman oleh militan Houthi itu tertulis nama Syamsul Hadi Anwar dengan alamat Japan Raya Jalan Basket Blok NN 15 RT 01 RW 12, Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sedangkan NIK yang tertera dimungkinkan 3516132412850002 atau 3516132412650002, lantaran tidak seberapa jelas.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyudi menyebut, NIK yang ada di dalam KTP tersebut sudah dicek. Dan NIK itu tidak ada dalam basis data atau database kependudukan.

"Itu setelah dicek di database kita. Data itu tidak ada," ungkap Bambang saat dihubungi jatimnow.com, Senin (31/8/2020).

Baca juga:  

Bambang menambahkan bahwa pihaknya tidak bisa memastikan KTP itu palsu atau tidak, karena bukan kewenangannya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kita tidak bisa mengidentifikasi atau tidak. Kita hanya punya kewenangan, ini ada apa tidak di database. Ternyata tidak ada. Ini bisa juga itu KTP lama gitu," bebernya.

Menurut Bambang, dimungkinkan data tersebut ada di data lama. Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Dispendukcapil pusat di Jakarta.

"KTP itu berlakunya 2013, kalau kita lihat itu. Tapi pembuatannya itu kapan kita tidak tahu, karena tidak kelihatan. Nanti jika diperlukan akan berkoordinasi dengan atas (Dispendukcapil pusat)," pungkasnya.

Baca Juga: Polres Ponorogo Gerebek Judi Sabung Ayam dan Dadu, Pelaku Kocar-kacir

Video penggerebekan markas ISIS di Yaman itu menjadi sorotan setelah akun Twitter FJ @Natsecjeff mengunggahnya. Akun ini mengunggah empat video pada pukul 12.51 Wib, Sabtu (29/8/2020).

"Houthi video footage from its recent ops against AQAP and IS in al-Bayda. #Yemen. (Rekaman video Houthi dari operasi terakhirnya melawan AQAP dan ISIS di al-Bayda. #Yaman)," tulis akun @Natsecjeff seperti yang dilihat jatimnow.com, Minggu (30/8/2020).

Dalam video itu tampat militan Houthi menemukan sebuah KTP Warga Negara Indonesia (WNI) tepatnya Mojokerto, Jawa Timur. Juga telihat uang rupiah pecahan Rp 10 ribu, Rp 5 ribu dan Rp 2 ribu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.