Senin, 15 Jun 2026 20:14 WIB

Limbah Medis Ditemukan di Sungai Probolinggo, Ini Langkah DLH

Penyerahan limbah medis yang ditemukan mahasiswa kepada DLH
Penyerahan limbah medis yang ditemukan mahasiswa kepada DLH

jatimnow.com - Limbah medis yang ditemukan mahasiswa Universitas Zainul Hasan Genggong di sungai Desa Kedungrejo, Kecamatan Bantaran telah diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo.

"Kami sudah mengamankan sampah medis tersebut dari temuan mahasiswa," kata Kepala Dinas DLH Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi saat dihubungi, Senin (24/8/2020).

Baca Juga: Hak 255 Guru Madrasah Probolinggo Cair Usai Mengendap 8 Tahun

Baca juga: Limbah Medis Ditemukan di Sungai Probolinggo

Menurutnya, pihak DL telah berkoordinasi dengan dinas terkait.

"Sebab sampah medis atau B3 penanganannya khusus pada dinas yang membidangi soal kesehatan," jelasnya.

Selain itu, DLH akan melakukan pendalaman dan menindaklanjuti soal pemilik dan pembuang limbah medis tersebut.

Baca Juga: Marinir Gelar Baksos di Bromo, Warga Tengger Terbantu

"Nantinya kami akan dalami siapa pembuang dan pemilik dari limbah medis yang ditemukan di sungai tersebut. Sebab pembuangan sampah medis di sungai sangat membahayakan," tegasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembuangan sampah rumah tangga atau limbah medis di sungai.

"Disarankan warga untuk membuang sampah di TPS yang tersedia di setiap kecamatan. Bahkan TPS yang sudah terbangun di wilayah Kabupaten Probolinggo sejumlah 77 unit tersebar di 24 Kecamatan termasuk di Kecamatan Bantaran. Kami akan gencarkan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan," tandasnya.

Baca Juga: Hari Bumi 2025, Griya Ficus Tuban Gelar Aksi Konservasi Mata Air

Limbah medis itu ditemukan saat mahasiswa Universitas Zainul Hasan Genggong tengah menggelar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa tersebut.

Limbah medis tersebut berserakan dengan sampah lainnya yang ada di bawah jembatan. Limbah medis itu terdiri dari jarum suntik bekas, botol vaksin, kapas dan sejumlah barang lainnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.