Minggu, 21 Jun 2026 23:01 WIB

Hari Bumi 2025, Griya Ficus Tuban Gelar Aksi Konservasi Mata Air

  • Penulis :
  • | Senin, 28 Apr 2025 10:28 WIB
Ilustrasi penanaman pohon. (Foto: Meta for jatimnow.com)
Ilustrasi penanaman pohon. (Foto: Meta for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam rangka pemperingati Hari Bumi 2025, Griya Ficus Tuban (GFT) menggelar aksi konservasi mata air di kawasan Brubulan, Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Tuban.

Kegiatan ini digelar dengan kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Bojonegoro, dan Perhutani Tuban menggelar 

Baca Juga: Ratusan Desa dan Kelurahan di Tulungagung Kesulitan Bangun KDKMP, Ini Sebabnya

Kegiatan bertajuk Aksi Konservasi Mata Air ini diawali dengan penanaman puluhan bibit pohon ficus sejak pukul 08.00 WIB. Pohon ficus dipilih karena kemampuannya menyimpan air hingga 400–600 galon per hari dan tingkat kelangsungan hidupnya yang tinggi, bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem.

Selain penanaman, acara dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman dan diskusi santai, namun serius seputar pelestarian sumber mata air dan upaya menjaga ekosistem lingkungan.

Mas Edik, Koordinator Griya Ficus Tuban, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa GFT sejak 2011 konsisten melakukan konservasi, terutama dengan menanam pohon-pohon beringin di berbagai kawasan di Tuban.

Baca Juga: SIG Jaga Lukisan Purbakala Tertua Dunia di Tengah Lahan Tambang

Ia juga membagikan kisah suka duka perjuangan komunitas, termasuk tantangan seperti aksi vandalisme terhadap pohon-pohon yang telah mereka tanam.

"Kegiatan ini butuh dukungan semua pihak. Kita butuh kolaborasi, bukan kerja sendiri," ujar Mas Edik, Minggu (27/4).

Menanggapi hal tersebut, perwakilan DLHP, Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur, dan Perhutani Tuban menyatakan kesiapannya untuk memperkuat sinergi bersama GFT. Mereka berkomitmen untuk terus berkoordinasi demi keberlanjutan upaya konservasi di daerah tersebut.

Baca Juga: Peringati HPN 2026, PWI Gresik Tanam Pohon di Wilayah Terdampak Banjir Kali Lamong

Acara yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini ditutup dengan komitmen bersama untuk kembali berkolaborasi dalam kegiatan Hari Lingkungan Hidup 2025 mendatang.

Aksi ini menjadi bukti nyata peran komunitas dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan dukungan lintas sektor, diharapkan upaya Griya Ficus Tuban menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap konservasi sumber daya alam dan keberlanjutan ekosistem

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.