Senin, 15 Jun 2026 10:33 WIB

Pohon Pisang Emas Milik Warga Banyuwangi Berbuah di Batangnya

Nur Halimah menunjukkan pisang unik yang ditanamnya
Nur Halimah menunjukkan pisang unik yang ditanamnya

jatimnow.com - Setandan pisang milik Nur Halimah (35), warga Lingkungan Kramat, Kelurahan Kertosari, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, tumbuh dari batang pohonnya.

Halimah mengaku, bibit pohon pisang emas itu ditanam di samping rumahnya. Di beberapa sisir pisang, ada yang dempet dua, tiga, empat dan delapan biji.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Pohon pisang itu ditanam satu tahun lalu bersama dengan pisang jenis lain. Dari belasan pohon yang ditanam, hanya pisang emas tersebut yang berbuah dari batangnya.

"Awalnya ontong pisangnya muncul dua, satu di atas dan dua di tengah batang pohon. Yang di atas mati tidak berbuah, justru yang di bawah yang ada buahnya," kata Halimah, Rabu (19/8/2020).

Pisang unik milik warga BanyuwangiPisang unik milik warga Banyuwangi

Halimah tidak tahu pasti kapan munculnya setandan pisang emas itu. Namun menurutnya kejadian seperti itu baru pertama kali ini.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Ini baru kali ini, pisang yang lainnya gak kayak gini, buahnya keluar dari batang pohon," ujarnya.

Melihat hal itu, Halimah mengaku pisang emas miliknya unik. Selain berbuah dari batang pohon, juga terdapat beberapa pisang yang dempet hingga 8 biji.

"Kalau kayak gini mau dimakan eman-eman (sayang sekali). Soalnya unik, banyak yang dempet. Ada yang dempet empat, dempet delapan dan kalau di pasar kan cuma dempet dua," paparnya.

Baca Juga: Unik! Pohon Pisang di Lamogan ini Berbuah 2 Meter

Heri, warga sekitar sempat tidak percaya dengan kejadian tersebut. Namun setelah melihat secara langsung, dia baru percaya bahwa kejadian itu bukan rekayasa. Bahkan Heri juga menyempatkan untuk berswafoto dengan setandan pisang emas itu.

"Pertama saya tahu dari istri saya, lalu dari tetangga. Setelah lihat sendiri saya percaya kalau ini asli," tandas Heri.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.