Minggu, 14 Jun 2026 23:41 WIB

Ini Cara Pemkab Bantu Siswa Belajar yang ada di Blank Spot Ponorogo

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melakukan strategi khusus dengan mengganti pembelajaran secara daring di area yang tidak terjangkau internet (blank spot).

Caranya, guru diminta berkeliling ke rumah siswa. Nantinya pembelajaran itu dikumpulkan secara berkelompok terdiri dari lima sampai tujuh siswa untuk diajari secara langsung.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Kami ganti PJJ (pembelajaran jarak jauh) dengan mengganti pembelajaran keliling. Sejak awal pandemi, sejak awal sekolah di rumah. Guru sudah keliling di wilayah blank spot itu seminggu tiga sampai empat kali karena jumlah guru terbatas," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Rabu (12/8/2020).

Disebutkannya, untuk daerah black spot itu ada di Kecamatan Ngrayun dan Kecamatan Sambit karena kondisi wilayah yang bergunung serta persebaran penduduk yang tidak merata.

"Kecamatan Ngrayun, Desa Jrakah dan Gajah, Kecamatan Sambit. Ada juga wilayah blank spot lain, tapi nggak banyak," ujar dia.

Menurutnya, sejak tahun 2017 lalu dirinya sudah tiga kali mengirim surat ke beberapa provider untuk mengatasi wilayah blank spot di Ponorogo.

"Sampai sekarang mereka tidak pernah membalas surat saya," jelas Ipong.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Salah satu alasan provider, lanjut Ipong, dia mencontohkan Kecamatan Ngrayun topografinya bergunung-gunung sedangkan masyarakat tinggalnya tidak berkelompok tapi menyebar.

"Sehingga dibutuhkan tower Base Transceiver Station (BTS) yang sangat banyak," terang Ipong.

Akhirnya secara ekonomi, menurut para provider tersebut dianggap kurang menguntungkan. Apalagi bisnis selular ini bukan bisnis negara. Jadi pemerataan atau subsidi tidak ada.

"Jadi, ya mereka (provider) melihat dari kacamata bisnis," lanjutnya.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

Menurutnya, beda dengan PLN yang memasang jaringan dimana pun termasuk ke wilayah yang rugi karena mereka melaksanakan tugas negara.

"Tapi, PLN nggak rugi karena kerugian ditanggung negara lewat subsidi. Menurut saya harus ada regulasi, UU atau apa, negara yang masuk ke selular untuk mensubsidi itu seperti PLN," tandas Ipong.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.