11 Korban Ledakan di Pabrik Etanol Mojokerto adalah Pekerja Pipanisasi
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Selasa, 11 Agu 2020 16:05 WIB
jatimnow.com - Ledakan di pabrik bioetanol milik PT Energi Agro Nusantara (Enero) mengakibatkan satu orang tewas dan 10 lainnya terluka. 11 korban itu merupakan pekerja konstruksi dan pipanisasi di pabrik milik anak perusahaan PTPN X itu.
"Korban merupakan pekerja yang melaksanakan pembangunan konstruksi. Pekerja bioetanol tidak ada," ujar Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi, Selasa (11/8/2020).
Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto
Mantan Kapolres Sumenep ini menjelaskan, perusahaan yang mengerjakan konstruksi dan pipanisasi merupakan kontraktor.
Baca juga:
- Ledakan Terjadi di Pabrik Etanol Mojokerto
- Beberapa Rumah Warga Rusak Akibat Ledakan di Pabrik Etanol Mojokerto
- Ledakan di Pabrik Etanol Mojokerto, 1 Orang Tewas dan 10 Terluka
- Teka-teki Penyebab Ledakan di Pabrik Etanol Mojokerto
"Dari kontraktor yang bekerjasama dengan PT Enero, ya seperti itu (pihak ketiga)," bebernya.
Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto
Korban meninggal dalam peristiwa Senin (10/8/2020) itu adalah Dian, warga Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, dari siaran pers yang diterima jatimnow.com, Humas PT Enero Ariel Hidayat menjelaskan, peristiwa itu terjadi di lokasi proyek yang dikerjakan oleh PT Barata Indonesia.
"Masih kami selidiki penyebabnya," jelas Ariel.
Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan
Dari pantauan jatimnow.com, pabrik itu diberi garis polisi. Sementara Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab pasti ledakan di tangki penampungan bioetanol tersebut.
Editor : Narendra Bakrie