Sabtu, 20 Jun 2026 02:03 WIB

Pemkab Buat Rancangan Biaya Perawatan Berstatus OTG Corona di Ponorogo

Sekda Ponorogo, Agus Pramono
Sekda Ponorogo, Agus Pramono

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuat rancangan untuk menanggung biaya perawatan berstatus OTG yang kini berubah nama menjadi kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik). 

Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono mengatakan pihaknya telah mengumpulkan direktur seluruh rumah sakit di Bumi Reog guna membahas penanganan pasien Covid-19.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Untuk yang sudah terkonfirmasi, biayanya sejak awal memang sudah ditanggung pemerintah," katanya, Sabtu (8/8/2020).

Namun lain dengan OTG. Mereka yang tidak menunjukkan keluhan atau gejala sakit seperti para pasien terkonfirmasi Covid-19.

"Perawatan pasien Covid-19 semua intens dalam lima hari pertama. OTG juga standar perawatannya seperti itu," terangnya.

Atas alasan itu, pemkab berencana membiayai perawatan bagi OTG. Namun di satu sisi, pemkab juga keberatan jika biaya perawatan OTG disamaratakan dengan pasien yang sudah terkonfirmasi.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

"Bagaimana supaya OTG tetap bisa dirawat di rumah sakit, tetapi dengan tarif baru yang tidak terlalu mahal," ujar dia.

Rencana itu rupanya direspon positif oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan rumah sakit di Ponorogo. Mereka menyatakan siap merawat OTG dengan tarif yang lebih murah dibanding pasien terkonfirmasi. Pemkab juga akan menyusun peraturan bupati (Perbup) sebagai payung hukum bantuan pembiayaan tersebut.

‘’Sekarang masih berembug besarnya tarif yang akan dilampirkan di perbup. Itu nanti rumah sakit mengklaim ke pemkab,’’ ujarnya.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

Dia menjelaskan serapan anggaran untuk pembiayaan perawatan pasien Covid-19 menyentuh angka 30 persen dari yang dialokasikan senilai Rp 43 Miliar. Serapan hingga pekan pertama Agustus ini sudah menyentuh sekitar Rp 15 Miliar.

"Yang khusus OTG ini belum dilakukan pemerintah daerah lain," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.