Selasa, 16 Jun 2026 08:52 WIB

Tembakan Polisi Lumpuhkan Buronan Jambret 31 TKP di Surabaya

Pelaku ditembak kakinya oleh  Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya
Pelaku ditembak kakinya oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Pelarian Ardhitya Catur Rizali (25), anggota komplotan spesialis jambret tas wanita yang telah beraksi di 31 tempat akhirnya tertangkap.

Buronan asal Jalan Genting itu terhenti setelah timah panas anggota Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menembus kedua betisnya.

Baca Juga: Pelarian Bo Feng Mei Berakhir di Surabaya Setelah 14 Tahun

"Ia terpaksa dilumpuhkan saat kembali menjambret di Jalan Pacuan Kuda Surabaya, pada Senin (27/7) sekitar pukul 20.00 Wib," jelas Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra, Rabu (29/7/2020).

Saat itu pelaku menjambret tas perempuan dengan hasil sebuah handphone.

"Dia mencari sasaran atau korban, dan selanjutnya membuntuti korban. Kemudian tersangka langsung menarik tas milik korban," paparnya.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Tersangka ini biasanya beraksi dengan empat pelaku yang sebelumnya telah ditangkap. Keempat pelaku yang ditangkap sebelumnya adalah Achmad Rizal (23), asal Jalan Rembang Selatan; Agam Maulana (20), dari Genting Asemrowo; Hery Setiawan (23), Jalan Gundi Rel Bubutan; dan Gilang (19), asal Sememi Jaya.

"Dari catatan kami komplotan ini telah beraksi di 31 TKP pada saat PSBB di Surabaya," ujar Alumni Akpol 2013 ini.

Dalam aksinya, para tersangka mempunyai peran masing-masing diantaranya ada yang bertindak sebagai joki, eksekutor hingga penghalang jika ada yang melakukan pengejaran.

Baca Juga: Pelaku Curanmor di Driyorejo Gresik Dibekuk Polisi, Satu Masih Buron

"Kami juga menyita sebuah handphone yang merupakan hasil dari penjambret yang dilakukan tersangka Ardhitya ini," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.