Selasa, 16 Jun 2026 12:39 WIB

PKK Banyuwangi Bagikan Starter Pack Cegah Covid-19 ke Pedagang Pasar

  • Penulis :
  • | Rabu, 29 Jul 2020 09:52 WIB
Ketua TP PKK Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Anas di Pasar Blambangan
Ketua TP PKK Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Anas di Pasar Blambangan

jatimnow.com - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Banyuwangi membagikan starter pack untuk mencegah Covid-19. Starter pack itu berisi masker, faceshield, sarung tangan, hand sanitizer dan suplemen vitamin.

"Salah satu tantangan terbesar agar kita tetap produktif dan aman dari Covid-19 adalah bagaimana beradaptasi dengan kebiasaan baru, yaitu disiplin bermasker, bahkan faceshield, serta konsumsi gizi seimbang, termasuk vitamin. Khusus bagi pedagang, penggunaan sarung tangan juga penting," ujar Ketua TP PKK Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Anas di Pasar Blambangan, Rabu (29/7/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ipuk menambahkan, PKK Banyuwangi bergerak membagikan paket untuk mencegah Covid-19 tersebut ke pedagang pasar tradisional, pedagang sayur keliling yang biasa disebut wlijo hingga warung-warung rakyat. Dalam sebulan terakhir telah dibagikan lebih dari 500 starter kit.

"Pencegahan Covid-19 adalah kerja gotong royong. PKK sebagai salah satu bagian kelompok di Banyuwangi tentu berkewajiban turun dalam kerja tersebut bersama pihak-pihak lain yang juga telah bekerja keras, mulai para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang tak lelah mengajak warga taat protokol kesehatan, TNI, Polri, teman-teman ormas, parpol, komunitas dan sebagainya," papar Ipuk.

Baca Juga: Hadiri Peringatan HKG, Bupati Kediri Minta PKK Fokus Dampingi Keluarga Desil 1-4

Dia menyebut bahwa PKK Banyuwangi sengaja fokus kepada para pedagang pasar, pedagang sayur dan warung rakyat karena mereka punya intensitas pertemuan dengan banyak orang. Sehingga perlu benar-benar terlindungi serta sadar protokol kesehatan.

"Kita fokus misalnya ke pedagang pasar dan penjual sayur keliling karena mereka berinteraksi dengan orang lain dalam intensitas tinggi, termasuk dengan ibu-ibu rumah tangga. Jadi starter pack ini melindungi pedagang pasar, penjual sayur dan warung rakyat sekaligus melindungi para pembelinya," ujar istri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas itu.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Ipuk menjelaskan, paket yang dibagikan ke warga itu juga diharapkan bisa membantu ekonomi kaum perempuan, lantaran semuanya dipesan ke kader PKK. Misalnya ribuan masker dibeli dari kader PKK yang memiliki keterampilan menjahit.

"Juga kami sedang pesan olahan pangan dan minuman berbasis bahan-bahan pertanian yang bisa dikembangkan oleh kader-kader PKK di desa-desa, yang nantinya bisa saling dibagikan ke warga untuk menjaga kesehatan tubuh," pungkas Ipuk.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.