Rabu, 17 Jun 2026 10:09 WIB

Enam Hari Operasi Patuh Semeru, 430 Pengendara di Mojokerto Ditindak

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander memberikan cokelat pada pengendara yang tertib
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander memberikan cokelat pada pengendara yang tertib

jatimnow.com - Sebanyak 430 pelanggar dilakukan tindakan tilang selama 6 hari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020 yang digelar Polres Mojokerto di sejumlah wilayah di Kabupaten tersebut.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, dalam Operasi Patuh Semeru 2020, Polri dan TNI juga memberikan sosialisasi, edukasi tertib berlalu lintas dan disiplin protokol kesehatan.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Ini salah satu wujud apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto yang tertib berlalu lintas dan tertib protokol kesehatan memakai masker kami beri reward atau hadiah cokelat dan setangkai mawar," ujar Dony, Selasa (28/7/2020).

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menambahkan, bagi pengendara yang tidak memakai masker akan diberikan masker dan diedukasi agar menaati protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP AM Rido Ariefianto memberikan bunga mawar pada pengendara yang tertibKasatlantas Polres Mojokerto AKP AM Rido Ariefianto memberikan bunga mawar pada pengendara yang tertib

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Tadi kami masih menemukan pengendara yang tidak memakai masker. Tindakan Polri dan TNI tadi memberikan edukasi agar mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19," ungkap Alumni AKPOL 2000 ini.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Mojokerto AKP AM Rido Ariefianto menjelaskan, selama 6 hari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020 pihaknya menindak sebanyak 430 pelanggar.

"Biasanya tahun-tahun lalu yang dikedepankan adalah penindakan pelanggarannya sebesar 80 persen. Khusus tahun ini karena Pandemi Covid-19, diturunkan menjadi 20 persen dari kegiatan, lebih banyak teguran sama sosialisasi. Dari tanggal 23 Juli sampai hari ini yang sudah kami tilang sebanyak 430 pengendara dan teguran 181," bebernya.

Baca Juga: Razia Angkutan Barang di Tulungagung, Petugas Temukan ODOL dan Mati Pajak

Alumni AKPOL 2008 ini menyebut, dari kasat mata, masyarakat lebih tertib berlalu lintas sejak adanya Pandemi Covid-19.

"Lebih tertib dari sebelum pandemi, mungkin karena banyaknya sosialisasi protokol kesehatan sehingga warga lebih aware pakai helm, pakai masker untuk melindungi dirinya sendiri," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.