Reporter: Galih Rakasiwi
Loading
jatimnow.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu mendalami dugaan kasus mark up pengadaan lahan SMAN 3 Batu yang berada di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji.
Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batu, Deddy Agus Oktavianto membenarkan pemanggilan saksi hingga kedua kali agar penyelidikan ini segera naik status menjadi penyidikan.
"Ya beberapa saksi yang sudah kami panggil beberapa waktu lalu sekarang kami panggil lagi. Total ada 3 orang hari ini, doakan proses cepat rampung dan berjalan lancar serta amanah. Maaf untuk nama-nama siapa yang datang tidak saya sebutkan," kata Deddy, kepada jatimnow.com, Selasa (28/7/2020).
Ia berjanji akan bersikap terbuka untuk menyampaikan tahapan proses ini agar semua masyarakat mengetahui keseriusan penyidik.
"Kami janji informasikan tahapannya secara terbuka. Kalau nama jangan dulu ya takutnya timbul kegaduhan dan menjadi tidak kondusif," ujarnya.
Dijelaskannya, total yang sudah dipanggil penyidik sebanyak 30 saksi. Para saksi itu terdiri dari pejabat Pemkot Batu, pemilik lahan sebelumnya dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan
Dugaan mark up pembelian lahan senilai Rp 15 Miliar untuk pembangunan SMA Negeri 3 dengan sumber anggaran dari APBD Kota Batu tahun 2014 sejak Maret lalu mencuat.
Surat pemanggilan dari tim penyidik Pidsus Kejari Kota Batu merujuk Surat Perintah Penyelidikan Kajari Kota Batu Nomor : 02.a/M.5.44.Fd1/06/2020/ tanggal 22Juni 2020.
Gedung SMA Negeri 3 Kota Batu sendiri diresmikan pada tahun 2017 lalu. Gedung ini berdiri di lahan seluas 8.152 meter persegi dan diresmikan langsung Wali Kota Batu saat itu, Eddy Rumpoko.
Baca Juga: Dua Terdakwa Korupsi SKTM RSUD dr Iskak Tulungagung Divonis Bersalah
Reporter: Galih Rakasiwi
URL : https://jatimnow.id/baca-28386-dugaan-mark-up-lahan-sma-3-batu-kejari-panggil-ulang-saksi
Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.
Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).
Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.
Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.
Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.
The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.