Selasa, 16 Jun 2026 11:01 WIB

Usai Dibunuh di Sungai, Mayat Raisa Dimasukkan Karung dan Dibuang

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 28 Jul 2020 12:58 WIB
Tersangka Tohir memperagakan pembuangan mayat Raisa dalam rekonstruksi di Mapolres Pasuruan
Tersangka Tohir memperagakan pembuangan mayat Raisa dalam rekonstruksi di Mapolres Pasuruan

jatimnow.com - Kasus pembunuhan terhadap Raisa (5), yang dilakukan pasangan suami istri siri warga Dusun Klompang, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, direkontruksi, Selasa (7/7/2020).

Dalam rekonstruksi di Mapolres Pasuruan itu, kedua tersangka M Tohir (27) dan Ifa Maulaya (19) dihadirkan dan memperagakan setiap adegan pembunuhan sadis tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Untuk korban diperankan oleh penyidik, sedangkan saksi-saksi diperankan sejumlah perangkat Desa Tanggulangin. Dalam rekontruksi itu, kedua tersangka memerankan 35 adegan yang sudah disiapkan penyidik.

Baca juga: 

"Rekonstruksi ini dilakukan di Mapolres Pasuruan dengan mempertimbangkan faktor keamanan tersangka. Karena situasi di lapangan tidak memungkinkan untuk dilakukan rekonstruksi di TKP yang asli," jelas Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan, Aiptu M Nidhom.

Nidhom menyebut bahwa tidak ada fakta baru dalam rekonstruksi tersebut.

"Kita mengakui tersangka M Tohir ini sempat berbelit-belit pada keterangan awalnya. Tapi kemudian ia menjelaskan kejadian sebagaimana mestinya dan kita tuangkan dalam BAP (berita acara pemeriksaan) hingga dilakukan rekonstruksi," terangnya.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Keterangan yang diberikan tersangka Tohir yaitu dia menggunakan sarung tangan kantong kresek saat memegang tongkat pemukul kayu untuk menghilangkan jejak sidik jari. Kemudian lokasi pembunuhan dan lokasi penemuan jenazah Raisa disebut berbeda.

Baca juga: 

Raisa dibunuh dengan cara dipukul dan kepalanya ditenggelamkan di sungai. Kemudian jenazah Raisa dimasukan karung dan diangkat untuk dibuang di parit persawahan yang jadi TKP penemuan jenazah.

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

"Untuk awal cerita memang dia mengaku membunuh korban di TKP penemuan mayat itu. Setelah kita lakukan interogasi dan pemeriksaan, dia mengakui jika pembunuhannya di sungai, kemudian dibuang ke parit itu," pungkasnya.

Raisa merupakan anak dari tetangga Tohir. Dia ditemukan tewas pada Selasa (7/7/2020) lalu. Selain ditemukan luka bekas kekerasan, sejumlah perhiasan emas milik Raisa raib.

Setelah kedua tersangka itu tertangkap, terungkap bahwa selain membunuh, kedua tersangka merampas semua perhiasan emas milik Raisa. Bahkan sebelum membunuh, tersangka Tohir terbukti mencabuli Raisa dua kali.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.