Sabtu, 13 Jun 2026 01:35 WIB

Pandemi Covid-19

Wabup Pasuruan Minta Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Tidak Terulang

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 26 Jul 2020 21:02 WIB
Wakil Bupati Pasuruan, A Mujib Imron
Wakil Bupati Pasuruan, A Mujib Imron

jatimnow.com - Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, A Mujib Imron mengaku prihatin atas terulangnya tindakan warga membawa pulang paksa jenazah pasien dari rumah sakit (RS).

Di Pasuruan, sudah dua kali insiden itu terjadi. Terakhir aksi itu dilakukan warga Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan yang membawa pulang paksa jenazah pasien di RSUD R Soedarsono Kota Pasuruan, pada Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kami sangat prihatin dan menyayangkan kepada warga kami dari Nguling. Mestinya harus berkomunikasi lebih dulu dengan petugas rumah sakit, mestinya," jelas Wabup Mujib Imron.

Wabup Mujib Imron juga meminta agar peristiwa serupa jangan sampai terjadi lagi. Selain ada konsekuensi hukum bagi yang melanggar, masyarakat diminta jangan sampai terprovokasi dengan isu miring yang tidak ada dasarnya.

"Ini jangan sampai terulang kembali, karena ini ada aturan. Di masa pandemi ini sangat riskan. Nanti takutnya dijadikan alasan-alasan yang tidak mendasar," tambahnya.

Baca juga:  Lagi, Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien dari Rumah Sakit di Pasuruan

Baca Juga: Wisata Medis Malaysia Kian Diminati, 20 RS Hadir di Surabaya

Untuk mencegah Covid-19, Wabup Mujib Imron menyebut bahwa para ulama dan pengasuh pesantren sudah membuat maklumat untuk menyikapi pandemi ini.

"Kami sangat berharap kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan, khusunya warga Nguling, kalau ada apa-apa saling komunikasi. Pak bupati selalu membuka keran-keran itu, bahkan pak bupati sudah terus melaku sosialisasi," jelasnya.

"Ulama dan para pengasuh pesantren sudah membikin maklumat. Bhkan Kamis kemarin bupati bersama forkopimda melakukan pertemuan ulama umaro untuk terus melakukan sosialisasi," tegas Wabup Mujib Imron.

Baca Juga: Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya, 1 Pasien Dilaporkan Tewas

Adapun langkah yang akan diambil pascainsiden ini, Mujib mengatakan jika kunci persoalan ini adalah pengedukasian masyarakat. Selain itu, upaya pemberian probiotik dan vitamin kepada masyarakat yang terlibat dalam pengambilan paksa jenazah tersebut bakal dilakukan, untuk menghindari potensi penularan Covid-19.

"Yang akan kita lakukan adalah penguatan edukasi dan penguatan imunitas dengan probiotik dan vitamin C," pungkasnya.

Pasien berinisial MA (44) yang meninggal dunia itu diambil paksa warga dari RSUD R Soedarsono. Dalam rapid test, MA reaktif. Namun sebelum dites swab, MA meninggal dunia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.