Kamis, 18 Jun 2026 12:26 WIB

Pandemi Covid-19

Balik Pondok, Ratusan Santri di Probolinggo Pakai Protokol Kesehatan

Pelepasan santri kembali ke Pondok Nurul Jadid Paiton
Pelepasan santri kembali ke Pondok Nurul Jadid Paiton

jatimnow.com - Santri Nurul Jadid Paiton asal Probolinggo kembali lagi pondok pesantren (ponpes) dengan menerapkan protokoler kesehatan di tengah Pandemi Covid-19.

Salah satu alumni sekaligus pembantu pengurus Ponpes Nurul Jadid, Umil Sulistyoningsih menggatakan kedatangan santri itu datang dua kali secara bergelombang sejak Jumat (10/7).

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Probolinggo Minta Proyek Swalayan Jalan Cokro Distop

"Untuk kemarin sekitar 60 santri Nurul jadi wilayah Probolinggo barat termasuk Kota Probolinggo mulai diberangkatkan. Saat ini ada 40 santri putra yang diberangkatkan dengan sistem rombongan dengan menerapkan protokoler kesehatan," jelasnya, Sabtu (11/7/2020).

Ia menjelaskan, sebelum mereka diberangkatkan para santri wajib memiliki surat keterangan sehat dari hasil rapid test.

"Kebetulan untuk asal santri Kota Probolinggo mereka mendapatkan rapid test gratis dari pemerintah Kota Probolinggo," katanya.

Para santri sebelum masuk ke dalam kendaraan juga diwajibkan menggunakan makser dan dilakukan penyemprotan disinfektan agar mereka benar-benar steril dan aman saat tiba di pondok.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Upaya ini dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di wilayahnya Probolinggo," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengatakan agar para santri Nurul Jadid yang akan kembali ke pondok pesantren agar tetap mematuhi protokol kesehatan meski tiba di pesantren.

"Semangat belajar tetap harus ditingkatkan jika keluar dari pondok untuk tetap menjaga kedisiplinan diri," katanya saat melepas santri Nurul Jadid Paiton Probolinggo di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kota Probolinggo.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

Hadi juga mengimbau kepada wali santri saat menjenguk putra putri di pondok untuk tetap menjaga kesehatan.

"Upaya ini dilakukan untuk memperkecil adanya penyebaran virus Corona ini penting diketahui oleh orang tua," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.