Selasa, 16 Jun 2026 04:29 WIB

Orang Tua Raisa Minta Kedua Pembunuh Anaknya Dihukum Mati

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 08 Jul 2020 11:23 WIB
Ayah dan ibu Raisa korban pembunuhan pasutri
Ayah dan ibu Raisa korban pembunuhan pasutri

jatimnow.com - Suasana haru menyelimuti keluarga Raisa (5), di Dusun Klompang, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan yang menjadi korban pembunuhan.

Sucipto (53), ayah Raisa, tidak mampu menahan tangis atas kematian tragis yang dialami putri ketiganya itu.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Baca juga: 

"Saya minta keduanya dihukum mati," tegas Sucipto, Rabu (8/7/2020).

Ibunda Raisa yang bernama Satuka (48), mengatakan dirinya mengetahui anaknya bersama salah satu terduga pelaku yang bernama Ip berjalan di jalan desa. Saat itu, terlihat Raisa berjalan memegangi rok terduga pelaku pembunuhan.

"Anak saya yang laki-laki sempat mengingatkan untuk melarang Raisa bermain bersama Ip. Namun Saya tidak curiga," kata Satuka.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Kecurigaan pun muncul ketika putrinya itu tak kunjung pulang. Satuka yang mendatangi rumah terduga tidak mendapati keberadaan anaknya. Ia kemudian pulang dan di tengah perjalanan, Satuka bertemu dengan terduga Ip.

"Saat ditanya, Ip tidak mengaku kalau tadi bersama anak saya. Padahal saya lihat sendiri tadi," ujarnya.

Yang membuat dirinya bertanya adalah saat bertemu dengan Ip, dirinya melihat terduga pembunuh itu tangannya belepotan lumpur dan roknya basah.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Kegundahan hati Satuka berakhir dengan kabar duka. Anak ketiganya ditemukan tewas terendam di parit persawahan sekitar 400 meter dari rumahnya.

"Mungkin lumpur ditangannya (Ip) itu habis mencekik anak saya. Perhiasan emas anak saya diambil semuanya," pungkasnya sambil menyebut jika jenazah anaknya telah dimakamkan di pemakaman umum Dusun Klompang.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.