Selasa, 16 Jun 2026 05:52 WIB

Dua Pendaki Gunung Penanggungan yang Hilang Ditemukan, Begini Kisahnya

Yahya dan Mei, dua pendaki asal Surabaya yang sempat dikabarkan hilang di Gunung Penanggungan
Yahya dan Mei, dua pendaki asal Surabaya yang sempat dikabarkan hilang di Gunung Penanggungan

jatimnow.com - Dua pendaki Gunung Penanggungan Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto yang sempat dikabarkan hilang akhirnya ditemukan selamat, Senin (6/7/2020).

Dua pendaki asal Surabaya itu adalah Yahya Muchyiddin (26), laki-laki warga Lontar, Sambikerep dan Meilani Dwi Krismonika (22), perempuan warga Banyuurip, Sawahan.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Yahya mengaku, dia dan temannya melakukan registrasi untuk mendaki Gunung Penanggungan sekitar pukul 17.30 Wib, Sabtu (4/7/2020) dan seharusnya turun pada Minggu (5/7/2020).

"Naik pukul 23.30 Wib, sampai di Pos Candi Wayang jam 01.00 Wib kita istirahat dulu. Lalu 01.30 Wib kita lanjut. Memang tipikal perjalanan kita santai sampai di puncak pukul 05.30 Wib," ujar Yahya.

Baca juga:  Dua Pendaki Gunung Penanggungan Dikabarkan Hilang

Yahya menambahkan, dirinya dan teman perempuannya sebenarnya pada sore itu ada rencana turun ke Posko Tlogo, tetapi terhalang angin kencang.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat berbincang dengan Yahya, pendaki asal Surabaya yang sempat dikabarkan hilang bersama seorang temannyaKapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat berbincang dengan Yahya, pendaki asal Surabaya yang sempat dikabarkan hilang bersama seorang temannya

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Sore rencana mau turun tapi kok anginnya kencang. Ya udah dari pada kita nanti turun berbahaya kita ngecamp lagi semalam karena memang logistik kita ada cadangan," tuturnya.

"Tadi pukul 07.00 Wib kabut tebal nunggu sebentar lalu pukul 09.00 Wib kita turun. Tahunya tadi waktu di atas Candi Wayang karena ada warga yang naik. Ada rombongan lain, tapi teman-teman turun tapi kita masih istirahat," paparnya.

Sementara Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyebut, kedua pendaki itu ditemukan selamat dan berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan yang mencarinya.

"Dari Polri, TNI dan relawan melakukan pencarian. Alhamdulilah saudara Yahya dan saudari Mei ditemukan dan tidak kurang suatu apapun," terang Dony di Pos Pendakian Tlogo.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Alumni AKPOL Tahun 2000 ini menambahkan, kedua pendaki itu tidak turun pada Minggu (5/7/2020) karena kondisi cuaca kurang bersahabat dan kondisi fisik keduanya.

"Saudara Yahya dan Mei masih bertahan di atas dan sempat heboh itu karena cuaca dan kelelahan. Jadi mereka bertahan di atas," tambahnya.

"Para pendaki dimohon selalu koordinasi dengan masyarakat setempat. Kami Polri dan TNI selalu komunikasi jika ada informasi yang tidak singkron dengan waktu dan tempat segera masyarakat menginformasikan kepada kami," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.